Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rahmah El Yunusiyyah, Arsitek Peradaban dari Dunia Pendidikan Perempuan

📅 Senin, 04 Mei 2026, 21:58 WIB | Oleh:
Rahmah El Yunusiyyah, Arsitek Peradaban dari Dunia Pendidikan Perempuan Doc: Antara Foto
Ket. Rahmah El Yunusiyah peraih gelar Pahlawan Nasional asal Sumatera Barat atas perjuangannya di bidang pendidikan Islam.

Akademisi sekaligus Wakil Menteri Pendidikan periode 2010-2011 Fasli Jalal menyebut pahlawan nasional asal Sumatera Barat yakni Rahmah El Yunusiyyah merupakan arsitek peradaban pendidikan yang patut dijadikan contoh di era saat ini.

"Rahmah El Yunusiyyah bukan sekadar tokoh pendidikan perempuan, beliau adalah arsitek peradaban," kata dia di Kota Padang, Senin.

Hal tersebut disampaikan Fasli Jalal dalam seminar nasional bertajuk "Kiprah Rahmah El Yunusiyyah sebagai pahlawan nasional dalam pengembangan pendidikan Indonesia".

Menurut dia, dalam konteks Indonesia hari ini yang menargetkan Indonesia Emas 2045, warisan pemikiran tokoh perempuan sekaligus pendiri Diniyyah Puteri Padang Panjang itu justru menjadi semakin relevan.

Rahmah El Yunusiyyah telah membuktikan satu hal penting yakni mendidik perempuan berarti membangun fondasi peradaban. Titik balik perjuangannya dalam membangun pendidikan ialah saat Rahmah melihat keterbatasan akses pendidikan bagi perempuan.

"Rahmah juga menyadari bahwa perempuan hanya menjadi objek pendidikan, bukan subjek," kata dia.

Dari kondisi tersebut lahirlah kesadaran revolusioner di mana perempuan harus dididik secara sistematis, serius dan setara dalam kualitas. Dengan mendirikan perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang menciptakan karakteristik model pendidikan yang mengacu pada empat poin penting.

Pertama, menggabungkan aspek agama, pengetahuan umum yang dipadukan keterampilan hidup.

Kedua, model pendidikannya berbasis perempuan di mana kurikulum disesuaikan dengan peran strategis perempuan.

Ketiga, pembentukan karakter sebagai inti, dan terakhir kemandirian perempuan sebagai agen perubahan sosial.

Dalam paparannya, ia turut menyampaikan tantangan pendidikan saat ini di antaranya disrupsi teknologi dan kecerdasan buatan, krisis moral dan identitas, individualisme ekstrem hingga fragmentasi keluarga.

"Semua ini tentunya berkaitan langsung dengan kualitas perempuan, baik itu sebagai ibu, pendidik pertama serta penjaga nilai keluarga," ujar dia.

Oleh sebab itu, ia menilai model pendidikan Rahmah El Yunusiyyah menjadi semakin relevan sebab di dalamnya terdapat sejumlah pemikiran penting di antaranya terkait ibu sebagai pendidik pertama sekaligus kunci sumber daya manusia unggul serta perempuan sebagai agen moderasi dan stabilitas sosial.

Termasuk pula pendidikan rumah tangga yang mencakup manajemen keuangan, pengasuhan berbasis nilai, pengambilan keputusan serta manajemen konflik yang selama ini sering disalahpahami hanya sebagai pekerjaan kecil saja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.