Pesan dari Lampedusa: Paus Leo XIV Serukan Pemimpin Dunia Lindungi Hak-Hak Migran
📅 Senin, 06 Jul 2026, 14:09 WIB | Oleh: Deri Henriawan"Di sini, Anda telah melihat bukan hanya satu, tetapi ribuan manusia jatuh ke tangan perampok yang telah mengambil segalanya dari mereka, memukuli mereka dengan brutal dan pergi begitu saja, meninggalkan mereka dalam kondisi setengah mati," katanya.
Paus Leo kemudian memberikan penghormatan kepada mereka yang meninggal di laut, mengatakan bahwa kehadiran mereka menantang hati nurani Eropa, tidak kurang dari mereka yang selamat dari perjalanan tersebut.
Lampedusa, sekitar 145 kilometer dari Tunisia, telah lama menjadi titik fokus perdebatan migrasi di Eropa.
Lebih dari 14.000 migran tiba di Italia selama paruh pertama tahun ini, menurut badan pengungsi PBB, dengan hampir 60 persen mendarat di pulau tersebut. Sebagian besar berangkat dari Libya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Leo berulang kali berterima kasih kepada penduduk Lampedusa karena telah menyambut para migran dan mendukung upaya penyelamatan. Ia menghargai tindakan mereka sebagai "mukjizat belas kasih."
Waktu dan lokasi kunjungan tersebut memperkuat pesan politiknya. Ketika pemerintah di seluruh Eropa dan AS semakin fokus pada kontrol perbatasan, deportasi, dan tindakan pencegahan, Leo menggunakan salah satu perbatasan migrasi paling terkenal di dunia untuk memperjuangkan pendekatan yang lebih manusiawi. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!