Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri LH Sebut Area TPA Jatiwaringin yang Terbakar Tinggal 3,6 Persen

📅 Senin, 06 Jul 2026, 15:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri LH Sebut Area TPA Jatiwaringin yang Terbakar Tinggal 3,6 Persen  Doc: ANTARA
Ket. Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat (tengah) didampingi Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH Irjen Pol Rizal Irawan (kiri) saat meninjau kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (5/7/2026).

JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Moh Jumhur Hidayat menyampaikan upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten kini hanya menyisakan sekitar 3,6 persen area yang masih berusaha dipadamkan.

Dalam keterangan dikonfirmasi dari Jakarta, Senin (6/7), Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat dalam peninjauan pada Minggu (5/7) menyampaikan di hari ke-6 upaya pemadaman yang dilakukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan TNI/Polri berhasil menekan luas area yang terbakar secara drastis.

"Berkat kerja keras semua pihak, mulai dari BNPB, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kementerian Kehutanan melalui Manggala Agni, Dinas Kesehatan, hingga dukungan berbagai kementerian, kondisi kebakaran terus membaik. Dari sekitar 70 persen area yang semula terbakar, kini tinggal sekitar 3,6 persen. Mudah-mudahan sore atau besok bisa benar-benar tuntas," ujar Jumhur.

Jumhur menjelaskan, keberhasilan tersebut dicapai melalui berbagai metode pemadaman secara bersamaan, mulai dari water bombing, penyiraman dan injeksi air ke lapisan bawah timbunan sampah, hingga pemadaman darat yang dilakukan secara terus-menerus.

Pemerintah juga terus berkoordinasi untuk menambah dukungan helikopter agar proses pemadaman berlangsung optimal.

Meskipun api utama telah berhasil dikendalikan, dia mengingatkan bahwa pekerjaan belum selesai. Kondisi cuaca panas masih berpotensi memicu kebakaran kembali apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Oleh karena itu, seluruh pemerintah daerah diminta segera memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan di masing-masing TPA.

"Saya meminta seluruh bupati dan wali kota yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah agar memastikan kesiapsiagaan menghadapi El Nino (kemarau panjang). Pastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di sekitar TPA, siapkan sumber air, dekatkan sarana pemadam kebakaran, dan lakukan mitigasi sejak dini," katanya.

Sebagai langkah antisipasi nasional, Menteri Jumhur juga mengingatkan bahwa KLH/BPLH telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2026 tentang Kesiapsiagaan dan Antisipasi Kebakaran di TPA pada Kondisi Cuaca Panas Ekstrem.

Surat edaran tersebut menjadi pedoman bagi seluruh pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan kebakaran selama musim kemarau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Kunci Ganda Berhasil Selama...
Luar Negeri
Wabah Langka Legionnaires M...
Wimbledon 2026: Osaka Singkirkan Sabalenka,  Djokovic Ukir Rekor Baru

Wimbledon 2026: Osaka Singkirkan Sabalenka, Djokovic Ukir Rekor Baru

06 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Peluang Melemah Terbuka, 6 Juli 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.