Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ilmuwan Ciptakan SpudCell, Sel Sintetis yang Bisa Tumbuh dan Bereproduksi

📅 Senin, 06 Jul 2026, 06:15 WIB | Oleh: Tim Penulis

Perkembangan berikutnya terjadi pada 2010 ketika peneliti di J. Craig Venter Institute, California, berhasil menciptakan minimal cell yang menggunakan sel alami yang disederhanakan dan memiliki genom sintetis sehingga dapat membelah diri secara mandiri.

Kini, SpudCell menghadirkan pendekatan baru karena dirakit sepenuhnya dari bahan kimia tanpa menggunakan sel hidup sebagai kerangka awal.

Ketua penelitian sel sintetis di J. Craig Venter Institute, John Glass, menilai pencapaian tersebut merupakan salah satu kemajuan terbesar dalam bidang biologi sintetis.

"Tim Kate Adamala berhasil merancang dan membangun sel sintetis tak hidup yang jauh lebih mendekati kondisi hidup dibandingkan sistem lain yang pernah dikembangkan melalui pendekatan bottom-up," ujarnya.

Tahap pengembangan berikutnya

Para peneliti menegaskan bahwa SpudCell masih terus dikembangkan.

Tahap berikutnya adalah membuat instruksi genetik agar SpudCell mampu membangun ribosomnya sendiri sehingga tidak lagi bergantung pada komponen dari sel hidup. Langkah ini diharapkan dapat memperpanjang kemampuan reproduksi SpudCell melebihi lima hingga sepuluh generasi.

Selain itu, para ilmuwan juga berupaya meningkatkan kemampuan SpudCell dalam mewariskan informasi genetik secara utuh kepada keturunannya sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap protein dan enzim yang saat ini masih harus diberikan dari luar.

Meski penciptaan sel sintetis kembali memunculkan perdebatan mengenai etika dan keamanan hayati, para pakar biosekuriti menilai SpudCell saat ini belum menimbulkan ancaman nyata.

Direktur Program Keamanan Engineering Biology Research Consortium, Becky Mackelprang, mengatakan SpudCell masih sebatas pembuktian konsep (proof of principle).

"SpudCell saat ini merupakan pencapaian ilmiah yang sangat menarik. Namun sebelum dapat dimanfaatkan untuk tujuan baik maupun disalahgunakan, masih diperlukan pengembangan yang jauh lebih besar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.