Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Brasil Kembali Gagal di Piala Dunia, Ancelotti Jadi Sasaran Kritik

📅 Senin, 06 Jul 2026, 08:45 WIB | Oleh:
Brasil Kembali Gagal di Piala Dunia, Ancelotti Jadi Sasaran Kritik Doc: FIFA
Ket. Carlo Ancelotti.

RIO DE JANEIRO – Kegagalan kembali menghantui tim nasional Brasil di panggung Piala Dunia. Kekalahan 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar, Senin (6/7) dini hari WIB, memupus harapan Selecao mengakhiri penantian panjang untuk meraih gelar juara dunia keenam.

Di Pantai Copacabana, Rio de Janeiro, ribuan pendukung yang memadati lokasi nonton bareng harus pulang dengan wajah kecewa. Suasana pantai yang biasanya semarak tak mampu meredakan kekecewaan setelah Brasil kembali tersingkir lebih awal.

Hasil tersebut memperpanjang puasa gelar Brasil menjadi enam edisi Piala Dunia sejak terakhir kali mengangkat trofi pada 2002. Lebih menyakitkan lagi, ini merupakan pencapaian terburuk Selecao sejak Piala Dunia 1990 sekaligus menandai enam turnamen beruntun tanpa gelar.

"Saya sangat kecewa dari awal sampai akhir pertandingan," ujar Patricia Ramalho, salah seorang suporter yang menyaksikan laga di Copacabana.

Sebagian besar pendukung menilai kegagalan Brasil disebabkan ketidakmampuan memanfaatkan peluang emas.

Brasil sebenarnya tampil agresif sejak menit-menit awal. Mereka memperoleh hadiah penalti pada babak pertama, tetapi Bruno Guimaraes gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor. Selain itu, Endrick juga nyaris membawa Brasil unggul sebelum peluangnya gagal berbuah gol.

Sebaliknya, Norwegia tampil jauh lebih efektif. Penyerang andalan mereka, Erling Haaland, mencetak dua gol pada babak kedua untuk membalikkan keadaan sekaligus memastikan tiket timnya ke perempat final.

Dua gol tersebut membuat Haaland kini mengoleksi tujuh gol dan menyamai posisi sebagai pencetak gol terbanyak sementara di Piala Dunia 2026.

"Brasil memulai pertandingan dengan baik. Kami memiliki dua peluang besar, termasuk penalti dan kesempatan Endrick. Dalam sepak bola, jika Anda gagal mencetak gol, Anda akan dihukum. Itulah yang terjadi kepada kami," kata Renan Moreira, seorang aktor yang ikut menyaksikan pertandingan.

Selain para pemain, sorotan tajam juga mengarah kepada pelatih Carlo Ancelotti. Turnamen ini merupakan Piala Dunia pertamanya bersama Brasil sejak ditunjuk menangani Selecao lebih dari setahun lalu.

Sejumlah suporter mempertanyakan pendekatan taktik pelatih asal Italia tersebut yang dinilai terlalu berhati-hati dan tidak mencerminkan identitas sepak bola menyerang Brasil.

"Ancelotti lebih mengutamakan permainan bertahan. Generasi kami selalu mengenal Brasil sebagai tim yang menyerang, mencetak banyak gol, dan menguasai permainan," ujar Bruno Rangel, seorang pekerja di bidang periklanan.

Meski menuai kritik, posisi Ancelotti sebenarnya masih aman. Pada Mei lalu, Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) telah memperpanjang kontraknya sehingga ia dipastikan tetap memimpin Selecao hingga Piala Dunia berikutnya pada 2030.

Namun, kegagalan di Piala Dunia 2026 dipastikan akan memunculkan kembali perdebatan mengenai sosok yang paling tepat memimpin tim nasional Brasil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
Topan Dujuan Terjang Wilaya...

Perubahan APBD Tahun Ini Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Sujar

Megapolitan
Perubahan APBD Tahun Ini Di...
Megapolitan
Siap-siap Hadapi Bencana Hi...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.