AS Dihantui Rekor Buruk saat Ditantang Belgia di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
📅 Senin, 06 Jul 2026, 08:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraSEATTLE – Tim nasional Amerika Serikat akan menghadapi ujian berat saat menjamu Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Lumen Field, Seattle, Selasa (7/7) pagi WIB. Bermain di kandang sendiri, skuad berjuluk Stars and Stripes mengusung ambisi mengakhiri penantian panjang untuk kembali menembus perempat final.
Terakhir kali Amerika Serikat mencapai delapan besar Piala Dunia terjadi pada edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Sejak saat itu, perjalanan mereka selalu terhenti di babak 16 besar pada edisi 2010, 2014, dan 2022.
Tim asuhan Mauricio Pochettino melangkah ke fase gugur setelah keluar sebagai juara Grup D dengan koleksi enam poin. Mereka kemudian menyingkirkan Bosnia-Herzegovina lewat kemenangan meyakinkan 2-0 untuk mengamankan tempat di babak 32 besar.
Namun, tantangan kali ini jauh lebih berat. Belgia menjadi lawan yang selama ini sulit ditaklukkan Amerika Serikat. Dari tujuh pertemuan terakhir, Setan Merah memenangkan enam laga, sementara satu-satunya kemenangan AS terjadi pada Piala Dunia 1930.
Dominasi Belgia juga terlihat pada pertemuan terakhir kedua tim pada Maret 2026. Saat itu, Kevin De Bruyne dan kolega tampil superior dengan kemenangan telak 5-2, sekaligus memperpanjang rekor kemenangan beruntun atas Amerika Serikat menjadi enam pertandingan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski demikian, keuntungan bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri diyakini menjadi modal penting bagi Pulisic dan rekan-rekannya. Jika mampu menyingkirkan Belgia, Amerika Serikat akan menghadapi pemenang laga Portugal melawan Spanyol pada babak perempat final.
Belgia sendiri datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati salah satu pertandingan paling dramatis di turnamen ini. Tim besutan Rudi Garcia sempat tertinggal 0-2 dari Senegal hingga lima menit terakhir waktu normal.
Romelu Lukaku dan Youri Tielemans kemudian mencetak dua gol cepat yang memaksa laga berlanjut ke babak tambahan. Tielemans akhirnya menjadi penentu kemenangan lewat gol penalti pada menit ke-120 sehingga Belgia menang dramatis 3-2.
Sebaiknya Anda baca juga:
Prestasi terbaik Belgia dalam satu dekade terakhir adalah finis di peringkat ketiga Piala Dunia 2018. Setelah gagal lolos dari fase grup pada edisi 2022 di Qatar, generasi baru Setan Merah kini bertekad kembali menjadi penantang serius gelar juara.
Kondisi Skuad
Amerika Serikat dipastikan kehilangan mesin gol Folarin Balogun akibat hukuman skorsing setelah menerima kartu merah saat menghadapi Bosnia-Herzegovina. Kehilangan penyerang yang telah mencetak tiga gol di Piala Dunia 2026 itu diperkirakan akan membuat Ricardo Pepi dipercaya sebagai ujung tombak.
Sementara itu, Mark McKenzie dan Cristian Roldan masih menjalani pemeriksaan kondisi fisik menjelang pertandingan. Christian Pulisic, Tyler Adams, Weston McKennie, dan Sergino Dest dipastikan tetap menjadi tulang punggung tim.
Di kubu Belgia, bek muda Zeno Debast masih diragukan tampil karena belum pulih dari cedera kaki. Romelu Lukaku kemungkinan kembali memulai laga dari bangku cadangan meski telah mengoleksi dua gol sepanjang turnamen.
Rudi Garcia diperkirakan tetap mengandalkan kreativitas Kevin De Bruyne, kecepatan Jeremy Doku, serta Leandro Trossard untuk membongkar pertahanan tuan rumah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!