TPA Pakusari Jember Terbakar Diduga Akibat Puntung Rokok
📅 Sabtu, 04 Jul 2026, 23:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jember - Lahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari di Kabupaten Jember, Jawa Timur terbakar diduga akibat puntung rokok yang belum mati sempurna, Sabtu.
"Telah terjadi kebakaran lahan di area pembuangan sampah TPA Pakusari," kata Petugas TPA Pakusari Mohammad Holik.
Menurutnya, petugas yang ada langsung bergerak cepat untuk memadamkan kobaran api di lahan TPA tersebut, karena ada pemukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran lahan pengolahan sampah tersebut.
"Kami juga menghubungi pihak Damkar agar bisa membantu pemadaman api yang terus meluas akibat angin kencang dan musim kemarau," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo mengatakan pihaknya telah menerima laporan terbakarnya TPA Pakusari.
"Kebakaran lahan TPA Pakusari diperkirakan sekitar 500 meter persegi," katanya.
Ia menjelaskan api penyebab kebakaran diduga karena puntung rokok yang belum mati sempurna dan dipicu angin kencang di sekitar lokasi selama musim kemarau.
"Angin di sekitar area lahan cukup kencang, sehingga membuat api terus membesar dan menjalar ke area lahan pembuangan sampah TPA Pakusari," katanya.
Tim Damkar dan BPBD Jember melakukan pemadaman dan pendinginan secara sempurna agar bara api benar-benar padam dan akhirnya bisa dipadamkan pada sore hari.
"Kami juga mendistribusikan air bersih di sekitar area TPA Pakusari dan membagikan masker kepada warga sekitar," katanya.
Edy mengimbau masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran di lahan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!