Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komnas HAM Papua Sesali Terjadinya Kericuhan di Stadion Lukas Enembe

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 21:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komnas HAM Papua Sesali Terjadinya Kericuhan di Stadion Lukas Enembe Doc: ANTARA
Ket. Kendaraan roda empat yang terbakar di Stadion Lukas Enembe.

SENTANI – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Perwakilan Papua menyesali adanya kericuhan yang terjadi setelah laga play off promosi Liga 2 Championship antara Persipura Jayapura menghadapi Adhiyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, pada Jumat (08/5).

"Yang pertama kami menyesali tragedi ini, adanya kericuhan di sepak bola sehingga kami ke Stadion Lukas Enembe hari ini untuk melakukan pemantauan terhadap efek dari kejadian ini," kata Kepala Perwakilan Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, di Sentani, Sabtu (09/5).

Menurut Ramandey, pihaknya memberikan apresiasi kepada aparat kepolisian dapat mengendalikan masa yang melakukan tindakan anarkis dengan merusak sejumlah fasilitas dan membakar kendaraan baik roda dua maupun roda empat selepas pertandingan.

"Memang kami menemukan tabung gas air mata, namun ketika kami melihat dari berbagai video yang beredar, tindakan itu memang harus diambil oleh polisi," ujarnya.

Dia menjelaskan peristiwa yang terjadi tidak bisa berdiri sendiri atau memiliki hubungan sebab-akibat dengan demikian panitia penyelenggara kemudian operator liga menjadi pihak yang bertanggung jawab

"Ini yang akan kami dalami karena kami menemukan banyak kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang terbakar di Stadion Lukas Enembe," katanya lagi.

Dia menambahkan pihaknya mencatat sebanyak 30 kendaraan yang terbakar mencakup 20 mobil dan 10 kendaraan roda dua kemudian terjadi pengrusakan fasilitas Stadion Lukas Enembe.

"Kami juga akan mencari apa yang menjadi faktor pemicu terjadinya kericuhan, termasuk meminta penggunaan video assitant referee (VAR) selain kekalahan dari tim Persipura Jayapura," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Rupiah Dibayangi Pelemahan - 13 Oktober 2026

48 menit yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Dibayangi Pelemahan ...
Daerah
Pemerintah Kota Sawahlunto ...
Luar Negeri
Mobil Van Jatuh ke Jurang d...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.