Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus ISPA Melonjak, Dinkes Tangerang Imbau Warga Gunakan Masker

📅 Senin, 28 Sep 2026, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasus ISPA Melonjak, Dinkes Tangerang Imbau Warga Gunakan Masker Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi memberikan keterangan resmi kepada awak media di Tangerang, pada Sabtu (6/6/2026).

KABUPATEN TANGERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Banten, mengimbau kepada masyarakat, khusus kaum rentan di daerah tersebut untuk menggunakan masker ketika di luar ruang guna meminimalisir lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

"Jika keluar rumah atau beraktivitas di luar rumah, sebaiknya menggunakan masker," kata Kepala Dinas Dinkes, Hendra Tarmizi, di Tangerang, Senin (28/9).

Ia menjelaskan masyarakat perlu menjaga imunitas dan kesehatan tubuh bagi masyarakat di tengah kemarau panjang akibat fenomena El Nino Godzilla. Pasalnya, tercatat 43.000 kasus baru ISPA di daerah itu ditemukan selama periode Juli hingga Agustus 2026.

"Berdasarkan data Dinas Kesehatan, rincian kasus baru tersebut meliputi 18.000 kasus yang tercatat pada Juli, kemudian melonjak signifikan menjadi 25.000 kasus pada Agustus 2026," paparnya.

Hendra menyebut fenomena El Nino saat ini berpotensi menyebabkan peningkatan suhu udara, berkurangnya curah hujan, serta masifnya debu di udara.

Kondisi lingkungan yang kering tersebut, lanjut dia, membuat virus lebih mudah terbawa angin sehingga memicu gangguan pernapasan bagi masyarakat.

Adapun kelompok masyarakat yang paling rentan terserang ISPA, kata dia, meliputi anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid.

"Gejala umum yang dirasakan penderita antara lain demam, batuk, pilek, badan terasa sakit, hingga pusing," katanya.

Sebagai langkah antisipasi agar tidak berlanjut ke tahap yang lebih parah, Dinkes Kabupaten Tangerang langsung bergerak cepat memberikan pengobatan intensif.

"Pihak kesehatan telah melakukan pengobatan intensif untuk mencegah perburukan menjadi bronkopneumonia atau radang paru," kata Hendra Tarmizi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.