Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas PRR Dorong Percepatan Pemulisan Pascabencana Banjir Bandang Nagan Raya

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Satgas PRR Dorong Percepatan Pemulisan Pascabencana Banjir Bandang Nagan Raya Doc: ANTARA/Teuku Dedi Iskandar
Ket. Perwakilan Tim Satgas PRR, Imran (tengah) didampingi Plt Sekdakab Nagan Raya, Aceh, Hizbulwatan.

AGAN RAYA - Tim Satuan Tugas Perencanaan dan Pengawasan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) mendorong Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, untuk mempercepat pemulihan pascabencana banjir bandang, khususnya terkait optimalisasi penyerapan tambahan dana kesiapsiagaan per Juli 2026, Rabu (1/7). 

“Ada tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan dengan pemerintah daerah, yaitu realisasi tambahan dana kesiapsiagaan dan bencana (TDKD), penanganan infrastruktur jalan dan jembatan, serta pembentukan posko satgas,” kata Perwakilan Tim Satgas PRR, Imran kepada di Nagan Raya, Rabu.

Selain itu, Satgas PRR juga mengajak Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh untuk terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai sektor terkait pemulihan pascabencana.

Imran menjelaskan terkait dengan realisasi tambahan dana kesiapsiagaan dan bencana (TDKD), Tim Satgas PRR telah menerima laporan langsung dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nagan Raya beserta jajaran.

Saat ini, pemanfaatan tambahan anggaran TDKD tersebut sedang dalam proses perencanaan teknis oleh pemerintah daerah setempat.

“Proses perencanaan ini ditargetkan agar pemerintah daerah, bisa segera melaksanakan lelang pengadaan barang dan jasa,” kata Imran.

Satgas PRR berharap begitu memasuki bulan Juli 2026 yang menandai awal semester dua, seluruh anggaran TDKD tersebut sudah dapat terserap secara maksimal di lapangan.

Menindaklanjuti pertemuan bulan lalu, Satgas PRR meminta Pemkab Nagan Raya, Aceh untuk melakukan pendataan menyeluruh terkait penanganan kerusakan jalan dan jembatan di Nagan Raya.

Pendataan ini dipetakan berdasarkan jalur kewenangannya, mulai dari kewenangan pusat (jalan dan jembatan nasional), kewenangan pemerintah provinsi, hingga kewenangan pemerintah kabupaten.

Dalam koordinasi tersebut, Sekda Nagan Raya mengonfirmasi bahwa sejumlah jembatan dan jalan di daerah yang terdampak sebenarnya sudah selesai ditangani dengan progres mencapai 100 persen.

"Atas laporan tersebut, Satgas PRR meminta agar data-data penanganan fisik yang sudah rampung ini segera di-update secara tertulis dan diserahkan resmi kepada satgas," kata Imrah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.