Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mempercepat Penyaluran Bantuan Pendidikan Pascabencana di Tapteng

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 22:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mempercepat Penyaluran Bantuan Pendidikan Pascabencana di Tapteng Doc: Antara
Ket. Relawan PMI Sumut bersama murid SD Negeri 155688 Muara Sibuntuon di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Selasa (24/2/2026).

Medan - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan bantuan pendidikan dan kebutuhan rumah tangga kepada para siswa dan guru pasca-bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

"Bantuan pendidikan dan kebutuhan rumah tangga ini disalurkan ke sejumlah sekolah di Tapanuli Tengah," ucap Koordinator Lapangan PMI Sumut Ade Yudiansyah di Tapanuli Tengah, Selasa.

Bantuan tersebut, lanjut dia, diserahkan tim relawan PMI Sumut ke SMP Negeri 4 Sibabangun, SMP Negeri 3 Satu Atap Pinang Sori, dan SD Negeri 155688 Muara Sibuntuon.

Paket bantuan yang diberikan meliputi seragam sekolah, school kit berisi tas, buku tulis, alat tulis, perlengkapan belajar, dan lainnya.

Selain itu, PMI Sumut mendistribusikan kebutuhan rumah tangga guna membantu meringankan beban keluarga siswa dan tenaga pendidik terdampak.

Pihaknya menyampaikan pendidikan merupakan salah satu prioritas utama dalam fase tanggap darurat dan pemulihan pasca-bencana, sebab bencana tidak hanya berdampak pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga mengganggu proses belajar mengajar serta kondisi psikologis anak-anak.

"Anak-anak adalah generasi penerus yang harus tetap mendapatkan hak pendidikan, meskipun berada dalam situasi sulit," kata Ade.

Menurutnya, banyak di antara siswa dan siswi kehilangan perlengkapan sekolah akibat bencana hidrometeorologi akhir November 2025 yang merendam rumah dan fasilitas pendidikan.

"Kami ingin memastikan mereka kembali ke sekolah dengan semangat baru dan perlengkapan yang memadai," ujar dia.

Kepala SMP Negeri 3 Satu Atap Pinang Sori Hans Hutauruk mengapresiasi atas kepedulian relawan PMI Sumut kepada para siswa dan guru terdampak.

Pihaknya mengatakan bantuan ini sebagai dukungan yang berarti untuk memulihkan semangat belajar siswa dan siswi di Tapanuli Tengah.

"Bantuan ini bukan hanya soal seragam dan alat tulis, tetapi juga perhatian dan kepedulian. Anak-anak diperhatikan, dan tidak sendiri menghadapi situasi ini," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.