Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disperindag Papua Fokus Perkuat Produksi Cabai Bawang dan Tomat

8 Rabu, 01 Jul 2026, 08:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disperindag Papua Fokus Perkuat Produksi Cabai Bawang dan Tomat Disperindag Papua Fokus Perkuat Produksi Cabai Bawang dan Tomat Doc: ANTARA
Ket. Salah satu pedagang di Pasar Tradisional Hamadi, Kota Jayapura, Papua.

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat terus memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok termasuk untuk komoditas cabai, bawang, dan tomat.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Disperindag Provinsi Papua, Yoniman Ronting, di Jayapura, Selasa (01/7), mengatakan sebagian besar kebutuhan pangan masyarakat di Papua masih dipasok dari luar daerah.

"Dengan kondisi tersebut membuat harga komoditas pangan cukup rentan terhadap gangguan distribusi maupun kenaikan biaya logistik," katanya.

Menurut Yoniman, untuk menjaga stabilitas harga, pemerintah secara berkala melakukan berbagai langkah pengendalian, termasuk intervensi pasar apabila terjadi gejolak harga di tingkat konsumen.

"Namun, upaya jangka panjang yang dinilai lebih efektif adalah memperkuat produksi pangan lokal agar ketergantungan terhadap pasokan luar daerah dapat ditekan," ujarnya.

Dia menjelaskan intervensi pasar memang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga dalam jangka pendek. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana memperkuat produksi lokal agar Papua tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar wilayah.

"Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya memperkuat sistem logistik pangan dengan mendorong efisiensi distribusi antar wilayah serta memperbaiki rantai pasok untuk menekan biaya transportasi yang selama ini menjadi salah satu faktor utama tingginya harga di Papua," katanya lagi.

Dia menambahkan pihaknya berharap langkah tersebut dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat melalui ketersediaan pasokan yang lebih merata dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala KPw BI Provinsi Papua Warsono mengatakan laju inflasi di wilayah kerja BI Papua masih terjaga dan berada dalam sasaran inflasi nasional yakni 2,5 plus minus satu persen.

"Kami melihat inflasi di Tanah Papua pada Mei 2026 tetap terkendali dikarenakan adanya penguatan sinergi pengendalian inflasi melalui TPID di seluruh wilayah Papua,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.