Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tanpa Alcaraz, Petenis Remaja Spanyol Rafael Jodar Curi Perhatian di Debut Wimbledon

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 00:10 WIB | Oleh:
Tanpa Alcaraz, Petenis Remaja Spanyol Rafael Jodar Curi Perhatian di Debut Wimbledon Doc: ATP
Ket. Rafael Jodar.

LONDON — Spanyol kembali memiliki calon bintang baru di panggung Wimbledon. Ketika Carlos Alcaraz harus absen akibat cedera pergelangan tangan dan legenda tenis Rafael Nadal menikmati masa pensiun, muncul nama muda yang mulai mencuri perhatian: Rafael Jodar.

Petenis berusia 19 tahun itu menjalani debutnya di babak utama Wimbledon dengan penampilan mengesankan. Bermain di lapangan rumput untuk pertama kalinya dalam pertandingan profesional, Jodar langsung menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pendatang baru.

Menghadapi wildcard tuan rumah Felix Gill di Lapangan Tiga All England Club, Jodar tampil percaya diri dan menang meyakinkan dengan skor 6-3, 6-3, 7-5, Senin (29/6).

Kemenangan tersebut membawa Jodar melangkah ke babak kedua Wimbledon, mengikuti jejak Alcaraz dan Nadal yang juga mampu mencapai putaran kedua saat melakukan debut sebagai remaja.

“Pertandingannya sangat sulit dan Felix bermain sangat baik. Saya merasa permainan saya cocok dengan permukaan ini meskipun belum banyak bermain di lapangan rumput. Saya datang lebih awal ke Wimbledon agar bisa beradaptasi,” kata Jodar seusai pertandingan.

Setahun lalu, nama Jodar masih berada jauh di sekitar peringkat 500 dunia. Namun, perkembangan pesat membuatnya melesat dan mulai diperhitungkan dalam persaingan tenis dunia.

Tahun ini menjadi momen penting dalam kariernya. Jodar berhasil menembus perempat final Prancis Open 2026 dalam debutnya di turnamen Grand Slam tanah liat tersebut, setelah sebelumnya meraih gelar ATP pertamanya di Marrakech.

Selama bertahun-tahun, petenis Spanyol identik sebagai spesialis lapangan tanah liat. Gaya permainan mereka yang mengandalkan reli panjang sering dianggap kurang cocok untuk lapangan rumput yang cepat.

Namun, Nadal dan kemudian Alcaraz mengubah persepsi tersebut. Kini, Jodar berusaha mengikuti jejak dua idolanya dengan membuktikan bahwa petenis Spanyol juga bisa bersinar di Wimbledon.

Dengan tinggi badan sekitar 193 sentimeter, Jodar memiliki modal fisik yang kuat. Servis keras, pukulan baseline agresif, dan kemampuan mengubah tempo permainan menjadi senjata utama.

Melawan Gill, ia tampil dominan sejak awal. Satu-satunya momen ketika Jodar terlihat mendapat tekanan terjadi pada awal set ketiga saat kehilangan servis.

Namun, pemain muda itu segera merespons. Ia meningkatkan intensitas permainan, merebut kembali servis lawan dua kali, dan menutup pertandingan tanpa harus menjalani duel panjang. Penampilannya menunjukkan kematangan yang jarang terlihat dari pemain seusianya.

Perjalanan Jodar di Wimbledon masih panjang. Tantangan berikutnya akan jauh lebih berat karena ia harus menghadapi rekan senegaranya yang lebih berpengalaman, Pablo Carreño Busta.

Namun, kemenangan pada debutnya sudah cukup untuk mengirim pesan bahwa Spanyol masih memiliki generasi penerus setelah era Nadal dan Alcaraz.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.