Salut, Polairud Evakuasi Ibu Hamil Dari Pulau Terpencil di Manggarai Barat
📅 Jumat, 14 Agu 2026, 17:11 WIB | Oleh: SujarKUPANG -- Personel Satuan Markas Unit (Marnit) Labuan Bajo Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur mengevakuasi seorang ibu hamil dari Pulau Papagarang, Kabupaten Manggarai Barat, menuju Labuan Bajo untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan yang diterima di Kupang, Jumat dijelaskan bahwa Ibu hamil bernama Nurmala (22), warga Pulau Papagarang, dievakuasi setelah mengalami pecah ketuban pada Kamis (13/8) malam dan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, karena lokasinya jauh dan tak ada kapal yang beroperasi.
Direktur Polairud Polda NTT Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution kepada wartawan di Kupang, Jumat menjelaskan kronologis evakuasi bermula saat adanya laporan dari bidan Pustu Papagarang, Nurbaya dan Ade Fitria Ningsih pada pukul 18.30 WITA.
"Mendapat laporan tersebut, personel Polairud Polda NTT langsung bergerak menggunakan RIB Intercept 03 dengan kecepatan penuh, menuju Pulau Papagarang sekitar pukul 19.10 Wita.
Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution mengatakan evakuasi tersebut merupakan bentuk pelayanan dan misi kemanusiaan Polri kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan dalam kondisi darurat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Setiap laporan masyarakat yang membutuhkan pertolongan menjadi perhatian kami. Dalam kondisi darurat seperti ini, kecepatan dan keselamatan menjadi hal yang utama,” ujar Irwan.
Personel tiba di perairan Pulau Papagarang sekitar pukul 19.36 Wita. Namun, kondisi air laut yang sedang surut membuat RIB tidak dapat merapat langsung ke dermaga.
Nurmala kemudian dievakuasi menggunakan sampan dari dermaga menuju RIB Intercept 03. Dua bidan Pustu Papagarang turut mendampingi untuk memantau kondisi Nurmala selama perjalanan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah proses evakuasi selesai, RIB bertolak dari Pulau Papagarang menuju Dermaga Marina Labuan Bajo sekitar pukul 20.10 Wita.
Sekitar pukul 20.38 Wita, RIB tiba di Dermaga Marina Labuan Bajo. Nurmala selanjutnya langsung dirujuk ke RSU Komodo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Irwan mengatakan kondisi geografis NTT sebagai wilayah kepulauan membuat personel Polairud memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan melalui jalur laut.
“Ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan Polri. Kami ingin masyarakat, termasuk yang berada di pulau-pulau, merasa bahwa mereka tidak sendiri ketika menghadapi situasi darurat,” katanya.
Ia menegaskan kondisi laut, jarak, maupun pasang surut tidak menjadi alasan untuk menghentikan upaya memberikan pertolongan kepada masyarakat.
Seluruh rangkaian evakuasi ibu hamil dari Pulau Papagarang menuju Labuan Bajo tersebut berlangsung aman dan terkendali.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!