Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Awas! Bansos Jadup Korban Bencana Jangan Berani Memotong, Bupati Aceh Tamiang Ancam Tindak Tegas

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 19:02 WIB | Oleh:
Awas! Bansos Jadup Korban Bencana Jangan Berani Memotong, Bupati Aceh Tamiang Ancam Tindak Tegas Doc: ANTARA/Dede Harison
Ket. Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi merangkul warga korban bencana saat meninjau proses penyaluran bansos di Kantor Pos KCP Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Selasa (30/6).

ACEH TAMIANG - Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi menegaskan bahwa bantuan jaminan hidup (jadup), pemulihan ekonomi, dan uang perabot rumah tangga dari Kementerian Sosial (Kemensos) harus diterima masyarakat korban bencana secara utuh dan tidak boleh ada pemotongan sedikitpun.

"Sepeserpun tidak boleh ada pemotongan. Bantuan ini adalah hak masyarakat, jangan ada yang berani memotong," kata Armia Pahmi saat meninjau proses penyaluran bansos di Kantor Pos KCP Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Selasa (30/6).

Untuk diketahui, saat ini sedang dilakukan proses penyaluran bantuan telah memasuki tahap III dan IV yang dijadwalkan berlangsung sejak 20 Juni hingga 11 Juli 2026 melalui jaringan Kantor Pos.

Armia menegaskan, Pemkab Aceh Tamiang tidak bakal memberikan ruang bagi praktik pungutan liar atau manipulasi. Jika ditemukan indikasi penyimpangan, pihaknya segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) untuk menindak tegas sesuai ketentuan berlaku.

Berdasarkan data teknis, alokasi Jadup menyasar 99.338 jiwa. Sementara bantuan stimulan ekonomi dan perabot dari Kemensos RI tercatat sebesar Rp448,2 miliar untuk 39.264 Kepala Keluarga (KK).

Secara kumulatif, total komitmen bantuan Kemensos berdasarkan Surat Keputusan (SK) 1 hingga SK 4 mencakup 52.411 KK atau setara 147.157 jiwa dengan total anggaran mencapai Rp625,1 miliar.

Disisi lain, Armia juga menyampaikan bahwa untuk pembangunan infrastruktur tempat tinggal melalui bantuan stimulan perbaikan rumah kategori rusak ringan dan rusak sedang sejauh ini sudah memasuki tahap III.

Untuk termin, lanjut dia, yang didanai oleh BNPB, realisasi anggaran telah dimulai sejak 22 Juni 2026 dengan kucuran dana awal Rp93,75 miliar, dari total keseluruhan pagu anggaran perbaikan rumah yang disiapkan sebesar Rp292,62 miliar.

"Pemerintah pusat melalui Kemensos dan BNPB menggelontorkan dana stimulan pascabencana senilai total Rp917,7 miliar untuk pemulihan ekonomi dan infrastruktur di Kabupaten Aceh Tamiang," demikian Armia Fahmi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Pemeriksaan hewan dan pemba...

Pameran imersif Purwacarita Borobudur

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran imersif Purwacarita...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.