Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Norwegia Hadapi Prancis dalam Laga Perebutan Puncak Klasemen Grup I Piala Dunia 2026

📅 Jumat, 26 Jun 2026, 07:30 WIB | Oleh:
Norwegia Hadapi Prancis dalam Laga  Perebutan Puncak Klasemen Grup I Piala Dunia 2026 Doc: AFP
Ket. Kylian Mbappe.

FOXBOROUGH — Norwegia akan menghadapi Prancis pada pertandingan terakhir Grup I Piala Dunia 2026 di Gillette Stadium, Foxborough, Sabtu (27/6) dini hari WIB. Laga ini menjadi penentu siapa yang berhak mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen.

Kedua tim datang dengan modal sempurna setelah meraih dua kemenangan dari dua pertandingan. Norwegia sukses menundukkan Senegal 3-2, sementara Prancis tampil meyakinkan dengan mengalahkan Irak 3-0 di Philadelphia.

Pertandingan di Foxborough dipastikan menjadi salah satu laga paling menarik di fase grup karena mempertemukan dua tim yang sudah memastikan langkah ke babak gugur, tetapi masih memiliki ambisi besar untuk mengamankan posisi pertama.

Norwegia menjadi salah satu kejutan positif di Piala Dunia 2026. Setelah menunggu 28 tahun untuk kembali tampil di putaran final, Viking menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap turnamen.

Pada laga pertama, tim asuhan Stale Solbakken tampil agresif dengan permainan menyerang efektif. Erling Haaland menjadi bintang utama setelah mencetak dua gol yang membawa Norwegia menang 4-1 atas Irak sekaligus menguasai Grup I.

Performa itu berlanjut saat menghadapi Senegal. Meski mendapat tekanan besar, Norwegia mampu menjaga keunggulan dan meraih kemenangan 3-2. Hasil tersebut memastikan mereka mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Namun, Norwegia masih berada di bawah Prancis karena kalah dalam selisih gol. Kemenangan atas Les Bleus akan membawa mereka naik ke posisi pertama.

Tugas tersebut tidak mudah. Norwegia hanya pernah mengalahkan Prancis tiga kali sepanjang sejarah pertemuan mereka. Kemenangan terakhir terjadi pada Agustus 2010 ketika mereka menang 2-1 di Stadion Ullevaal berkat dua gol Erik Huseklepp.

Sementara itu, Prancis kembali menunjukkan alasan mengapa mereka menjadi salah satu kandidat kuat juara dunia. Tim asuhan Didier Deschamps tampil stabil dan menunjukkan kedalaman skuad yang mengesankan.

Pada pertandingan pertama, Prancis sempat mendapat perlawanan sengit dari Senegal. Namun, dua gol Kylian Mbappe dan satu gol indah Bradley Barcola memastikan kemenangan 3-1 bagi Les Bleus.

Prancis kemudian tampil lebih matang saat menghadapi Irak. Mbappe kembali mencetak gol, sebelum Prancis mengunci kemenangan 3-0 dan memimpin Grup I dengan enam poin.

Untuk memastikan posisi pertama, Prancis hanya membutuhkan hasil imbang melawan Norwegia. Namun, ambisi mereka tentu lebih besar: menyapu bersih seluruh laga grup.

Prancis terakhir kali meraih tiga kemenangan di fase grup Piala Dunia pada edisi 1998, ketika mereka akhirnya menjadi juara dunia untuk pertama kalinya.

Norwegia memiliki senjata utama dalam diri Erling Haaland. Penyerang Manchester City tersebut sudah mencetak empat gol dalam dua pertandingan dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak sementara turnamen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Olahraga
Memalukan, PSIM Digunduli P...
Luar Negeri
Sembilan Orang Tewas Termas...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.