Formula 1: Verstappen Menangi Sprint Race Singapura yang Kacau, Russell Kecelakaan saat Memimpin
Minggu, 11 Okt 2026, 00:14 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Formula 1
SINGAPURA — Max Verstappen memenangi sprint race Formula 1 GP Singapura yang berlangsung dalam kondisi basah dan penuh insiden, Sabtu (10/10). Pembalap Red Bull itu memanfaatkan kecelakaan George Russell dari Mercedes yang terjatuh saat memimpin balapan pada akhir putaran pertama.
Verstappen finis terdepan setelah menahan tekanan pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, yang menyelesaikan balapan dengan selisih 2,50 detik. Charles Leclerc melengkapi podium di posisi ketiga.
Drama juga terjadi pada putaran terakhir ketika dua pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, bersenggolan hingga keduanya kehilangan kendali saat sedang menempati posisi keempat dan kelima.
Balapan yang dijadwalkan dimulai lebih awal itu harus tertunda selama 30 menit akibat hujan deras yang mengguyur Sirkuit Jalan Raya Marina Bay sekitar 10 menit sebelum start.
Seluruh pembalap memulai lomba menggunakan ban intermediate. Kondisi lintasan yang tidak seragam, dengan beberapa sektor jauh lebih kering dibandingkan bagian lainnya, membuat para pembalap harus ekstra hati-hati.
Dua putaran persiapan di belakang safety car dilakukan sebelum start dari posisi diam akhirnya berlangsung. Russell memulai balapan dari baris terdepan bersama Verstappen yang menempati pole position.
Pembalap Inggris itu melakukan start lebih baik dan langsung mengambil alih pimpinan lomba. Namun, keunggulannya tidak bertahan lama.
Pada tikungan terakhir putaran pertama, Russell kehilangan kendali setelah melintasi garis putih yang licin. Mobil Mercedes miliknya meluncur menyamping dan menghantam dinding pembatas di jalur masuk pit.
Insiden tersebut memaksa safety car masuk ke lintasan dan mengakhiri peluang Russell meraih kemenangan.
Kecelakaan tersebut menambah daftar kemalangan Russell sepanjang musim. Ia juga dijadwalkan memulai balapan utama pada Minggu dari posisi paling belakang akibat penalti terkait pergantian mesin.
Russell mengakui kecelakaan itu terjadi akibat kesalahan perhitungan ketika melintasi tikungan.
“Saya salah memperhitungkan situasi,” kata Russell kepada Sky Sports.
“Saya melewati tikungan dengan penggunaan daya baterai yang lebih besar daripada perkiraan. Mobil terdorong sedikit lebih melebar dari yang saya inginkan hingga menyentuh garis putih. Kesalahan bodoh dengan konsekuensi besar.”
Keluarnya Russell menjadi keuntungan bagi Hamilton. Pembalap Ferrari itu melakukan start impresif dari posisi keenam dan langsung merangsek ke posisi kedua setelah melewati rekan setimnya, Leclerc, serta kedua pembalap McLaren.
Hamilton berusaha menjaga jarak dengan Verstappen sepanjang sisa lomba. Namun, pembalap Belanda tersebut mampu mempertahankan keunggulan hingga menyentuh garis finis sebagai pemenang.
Bagi Verstappen, kemenangan ini menjadi hasil penting dalam sprint race yang menuntut konsentrasi tinggi di tengah perubahan kondisi lintasan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!