Menkeu Purbaya Suntik Dana Rp400 Triliun ke Himbara, Likuiditas Perbankan Diperkuat untuk Dongkrak Kredit UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi
📅 Jumat, 26 Jun 2026, 19:08 WIB | Oleh: Tim PenulisMenurut Qodari, konsep tersebut menempatkan kontribusi Himbara terhadap pembangunan ekonomi sebagai ukuran penting selain perolehan laba. Karena itu, Presiden meminta Himbara lebih aktif memperluas pembiayaan ke sektor produktif, terutama UMKM.
"Akses pembiayaan harus semakin terbuka, lebih mudah dijangkau, dan diberikan secara adil kepada seluruh lapisan masyarakat yang memiliki potensi untuk berkembang," katanya.
Presiden juga meminta bank-bank BUMN lebih proaktif menjangkau pelaku usaha, tidak hanya menunggu calon debitur datang ke kantor cabang, tetapi hadir langsung untuk memahami kebutuhan pembiayaan masyarakat.
Meski demikian, Prabowo menegaskan perluasan fungsi sosial Himbara tidak boleh mengorbankan prinsip kehati-hatian maupun kesehatan industri perbankan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mandat untuk memperkuat peran sosial dan ekonomi Himbara akan tetap dijalankan dengan profesionalisme yang tinggi serta tata kelola yang baik. Bank-bank Himbara akan tetap dikelola secara sehat, hati-hati, dan bertanggung jawab," kata Qodari.
Arahan tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan kesejahteraan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Data yang dihimpun ANTARA menunjukkan Himbara saat ini menjadi penyalur kredit UMKM terbesar di Indonesia, terutama melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang memiliki fokus kuat pada segmen mikro dan UMKM.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hingga Maret 2025, porsi kredit UMKM secara nasional baru mencapai sekitar 18,93 persen dari total kredit perbankan, masih jauh dari target pemerintah sebesar 30 persen.
Sementara itu, total kredit yang telah disalurkan bank-bank Himbara mencapai sekitar Rp3.714 triliun hingga Juni 2025. CEO Danantara Rosan Roeslani sebelumnya juga menyatakan bahwa pertumbuhan penyaluran kredit perbankan, termasuk kepada UMKM, mencapai rata-rata sekitar 15 persen dalam periode 2025–2026.
Di antara bank-bank Himbara, proporsi kredit UMKM masih bervariasi. BRI menjadi yang terbesar dengan sekitar 81,97 persen portofolio kreditnya disalurkan ke sektor UMKM, disusul Bank Mandiri dan BNI yang masing-masing berada di kisaran 20–22 persen, serta BTN sekitar 13–15 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!