Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Australia dan UNICEF Dukung Program MBG Indonesia, Danai Pusat Keunggulan Bogor dan Papua

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 07:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Australia dan UNICEF Dukung Program MBG Indonesia, Danai Pusat Keunggulan Bogor dan Papua Doc: ANTARA
Ket. Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia Gita Kamath berbicara kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/11/2025).

JAKARTA - Australia mendukung pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia melalui kerja sama dengan Dana Anak-anak PBB (UNICEF) dengan mendanai dua pusat keunggulan di Bogor dan Papua, kata Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia Gita Kamath, Senin (10/11).

Kamath mengatakan pusat keunggulan itu bertujuan menyediakan kebijakan berbasis bukti dan pengembangan kapasitas untuk memperkuat pelaksanaan program nasional tersebut.

Australia dan UNICEF Indonesia menandatangani perjanjian pada Maret 2025 untuk mendanai dua pusat keunggulan guna mendukung implementasi MBG. 

Pusat keunggulan tingkat nasional berlokasi di Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, sementara pusat regional berada di Universitas Cenderawasih, Papua.

Menurut Kamath, pusat keunggulan (Center of Excellence/CoE) akan berfungsi sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, akademisi, sektor pangan, dan masyarakat. 

Lembaga ini akan menjalankan riset, pelatihan, serta pengelolaan pengetahuan dan kebijakan berbasis bukti untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program.

Selain itu, CoE juga akan mengembangkan dan menguji desain program MBG melalui kerja sama multipihak, serta memperkuat kapasitas pelatihan, pemantauan, dan evaluasi agar pelaksanaan program berjalan efisien dan berkelanjutan.

Program MBG diluncurkan pemerintah pada 6 Januari 2025 sebagai investasi strategis untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 dan misi Asta Cita dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan kompetitif di tingkat global.

Pemerintah menyebut program tersebut telah menciptakan 418.545 lapangan kerja baru dan memberikan dampak ekonomi berantai, terutama bagi 18.895 pelaku lokal seperti petani, nelayan, dan pelaku UMKM pangan. 

Program ini juga mengaktifkan 11.984 dapur MBG atau Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (UPPG) di seluruh Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.