Waspada Flu Burung! Papua Nugini Setop Impor Telur Australia
📅 Kamis, 25 Jun 2026, 15:38 WIB | Oleh: Deri HenriawanMELBOURNE - Papua Nugini telah menangguhkan impor unggas dan telur dari Australia setelah dua kasus flu burung galur H5N1 yang mematikan terdeteksi di Australia Barat.
Departemen Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (Department of Agriculture, Fisheries and Forestry/DAFF) Australia menyatakan dalam sebuah pengumuman pada Selasa (23/6) bahwa Otoritas Inspeksi Pertanian dan Karantina Nasional (National Agriculture and Quarantine Inspection Authority) Papua Nugini memberlakukan penangguhan impor terhadap semua daging unggas dan produk unggas, termasuk telur, yang berlaku mulai Senin (22/6).
DAFF menyatakan Australia tetap bebas dari flu burung H5N1 yang sangat patogenik pada unggas sesuai dengan standar internasional Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (World Organization for Animal Health/WOAH).
Menteri Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Australia Julie Collins mengatakan kepada Australian Broadcasting Corporation pada Rabu (24/6) bahwa pemerintah federal sedang berkoordinasi langsung dengan Papua Nugini untuk mencabut pembatasan perdagangan tersebut.
"Kami terus memantau secara ketat temuan flu burung H5 pada satwa liar dan secara aktif berupaya memberikan jaminan yang diperlukan kepada mitra dagang secara lebih luas," katanya.
Sementara itu, produsen unggas terbesar di Australia, Ingham's pada Senin (22/6) mengumumkan akan menerapkan penutupan total (complete lockdown) terhadap seluruh operasinya di WA guna memitigasi potensi risiko yang ditimbulkan oleh flu burung.
Nilai ekspor daging ayam Australia mencapai rekor tertinggi sebesar 133 juta dolar Australia pada tahun 2023-2024, termasuk 60 juta dolar Australia untuk ekspor ke Papua Nugini. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!