Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov dan Bea Cukai Jabar Musnahkan Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal

4 Kamis, 25 Jun 2026, 14:30 WIB | Oleh:
Pemprov dan Bea Cukai Jabar Musnahkan Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Pemprov dan Bea Cukai Jabar Musnahkan Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal Doc: Kanwil Bea Cukai Jabar

GARUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jabar memusnahkan 44.028.306 batang rokok ilegal. Kegiatan ini dilakukan secara simbolis di Alun-Alun Kabupaten Garut, Rabu (24/6).

Rokok ilegal senilai total Rp65.181.393.510 itu berstatus barang yang menjadi milik negara setelah dilakukan penyitaan. Melalui pemusnahan tersebut, potensi kerugian negara yang diselamatkan mencapai sekitar Rp32,95 miliar.

Penindakan terhadap brang-barang ilegal itu berlangsung pada periode Juli 2025 hingga Mei 2026. Baik itu dilakukan secara mandiri maupun bersinergi untuk pemanfaatan dana bagi hasil cukai hasil tembakau di bidang penegakan hukum.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menegaskan pemberantasan rokok ilegal bukan hanya tugas aparat. Menurut dia, ini juga membutuhkan partisipasi seluruh anggota masyarakat.

“Kami berharap masyarakat tidak tidak membeli, menjual, maupun mengedarkan rokok illegal,” kata dia. Djaka juga meminta untuk segera melapor apabila menemukan indikasi pelanggaran di bidang cukai.

Dirjen menambahkan pihaknya terus berupaya melakukan menindak tegas para pelanggar tanpa kompromi. Hal ini dilakukan setelah melalui pelaksanaan pengawasan yang optimal.

Djaka mengatakan kegiatan pemusnahan secara terbuka dapat disaksikan langsung atau melalui daring. “Ini merupakan wujud transparansi dalam pemberantasan rokok ilegal," kata dia.

Ditjen Bea dan Cukai juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penindakan terhadap rokok ilegal. Mulai dari aparat penegak hukum, kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan masyarakat yang secara aktif dan kolaboratif mendukung terciptanya industri legal.

"Bea Cukai menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang ikut mendukung terciptanya industri legal,” ujar dia. “Sehingga dengan ini perekonomian nasional bisa terus bertumbuh.”

Rokok ilegal yang dimusnahkan itu selanjutnya akan dibawa ke PT Mukti Mandiri Lestari Purwakarta. Tujuannya untuk dimusnahkan secara keseluruhan dengan cara dihancurkan, dirusak, dan dibakar, hingga tidak dapat dimanfaatkan kembali. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Malaysia Benar-benar Menggu...
Megapolitan
Cari Solusi Problem Kota-ko...
Luar Negeri
Cadangan Gas Eropa Terendah...
Megapolitan
Anggaran Perumahan Jakarta ...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.