Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kota Palu Data Kembali Distributor Pangan Strategis

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 10:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kota Palu Data Kembali Distributor Pangan Strategis Doc: ANTARA
Ket. Dok- Plt Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palu Rahmad Mustafa memberikan keterangan terkait intervensi pengendalian inflasi daerah.

PALU – Pemerintah Kota Palu mendata kembali para distributor untuk komoditas pangan strategis, sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan.

“Kami sedang menginventarisir kembali distributor pangan, yang beroperasi di Kota Palu,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Palu Rahmad Mustafa, Rabu (24/6).

Dia menjelaskan pendataan ulang distributor pangan di Kota Palu, sebagai dasar penyusunan skema kerja sama.

Pekan depan, Pemerintah Kota Palu akan menggelar pertemuan lanjutan dengan sekitar 32 distributor komoditas pangan strategis.

Pertemuan lanjutan itu akan fokus menyusun konsep kerja sama antara pemerintah daerah, distributor, dan instansi teknis terkait. Kerja sama tersebut bertujuan memastikan ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat serta menjaga stabilitas harga komoditas di tingkat distributor.

"Kami ingin memastikan ketersediaan pangan di Kota Palu, dan mengendalikan harga di tingkat distributor," katanya.

Selain itu, Pemkot Palu juga ingin memperkuat rantai pasok pangan lokal, dengan mendorong hubungan erat antara distributor dan kelompok tani.

Hasil pertanian lokal diharapkan dapat terserap terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Palu sebelum didistribusikan ke wilayah lain. Ini akan mendukung ketahanan pangan lokal.

Rahmad menambahkan, koordinasi dengan distributor dan petani sudah berjalan melalui dinas terkait. Namun, forum bersama pekan depan diharapkan menyatukan komitmen semua pihak mendukung ketahanan pangan daerah.

Distributor yang akan dilibatkan berasal dari berbagai sektor komoditas strategis, seperti minyak goreng, telur, daging ayam, dan kebutuhan pokok lain yang menjaga stabilitas pasar.

Rahmad menegaskan, langkah itu adalah antisipasi dan penguatan kerja sama, bukan karena gangguan pasokan atau harga pangan di daerah.

“Ini bukan karena ada masalah. Kami menjaga agar kondisi harga pangan yang terjangkau dan stabil ini tetap terpelihara,” harapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.