Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Infantino Tegaskan Jeda Minum di Piala Dunia Murni Alasan Olahraga, Bukan Kepentingan Komersial

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 00:15 WIB | Oleh:

Menurutnya, aspek terpenting adalah memastikan seluruh tim bertanding dalam kondisi yang setara.

"Akan sulit menerima jika seorang pelatih memiliki kesempatan memengaruhi pertandingan hanya karena suhu lebih panas, sementara di pertandingan lain dengan suhu sedikit lebih rendah, pelatih tidak memiliki kesempatan yang sama," katanya.

Infantino juga membantah bahwa jeda minum membuat intensitas pertandingan menurun. Ia menyebut pertandingan Piala Dunia tetap berjalan dengan tempo tinggi karena pemain mampu mempertahankan performa fisik sepanjang laga.

Perdebatan mengenai jeda minum kemungkinan masih akan berlanjut sepanjang turnamen. Bagi FIFA, aturan tersebut merupakan langkah perlindungan pemain di tengah tantangan cuaca ekstrem. Namun bagi sebagian pelatih dan penggemar, perubahan kecil itu dianggap mulai mengubah wajah sepak bola modern.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Megapolitan
Terus Diobok-obok, Kampung ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.