Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi di Kaltim pada 1–10 Mei

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 09:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi di Kaltim pada 1–10 Mei Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi: Seorang pejalan kaki mengenakan jas hujan, berjalan dalam banjir di Jalan DI Panjaitan Samarinda, Kaltim.

BALIKPAPAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Gerofisika (BMKG) menyebut Kalimantan Timur (Kaltim) waspada potensi bencana hidrometerologi dalam Dasarian I Mei atau 1–10 Mei ini, baik berupa banjir, jalan licin, sungai meluap, longsor, dan pohon tumbang karena peristiwa ini bisa disertai angin kencang sesaat.

"Dari 10 kabupaten/kota di Kaltim, semuanya diperkirakan mengalami hujan lebat pada Dasarian I Mei, sehingga kami imbau semua pihak waspada terhadap kemungkinan dampak yang ditimbulkan," ujar Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani, di Balikpapan, Jumat (1/5).

Berdasarkan hasil pemutakhiran prakiraan cuaca 10 hari pertama Mei ini, kata dia, pada 1–3 Mei 2026 terdapat potensi hujan lebat di wilayah Kabupaten Kutai Barat, Paser, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, Penajam Paser Utara, Kota Balikpapan, Kota Samarinda, dan Kabupaten Kutai Timur.

Kemudian pada 4–6 Mei 2026, lanjutnya, terdapat potensi hujan lebat di wilayah Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kabupaten Berau, Kutai Barat, dan Kabupaten Mahakam Ulu.

Selanjutnya pada 7–10 Mei 2026 terdapat potensi hujan lebat di wilayah Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Kota Bontang, Kabupaten Paser, Kutai Barat, Mahakam Ulu, Berau, dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Carolina mengatakan prakiraan cuaca ini berdasarkan dari tinjauan parameter iklim secara regional sebelumnya, yang menunjukkan Indeks Indian Ocean Dipole (IOD) dasarian (indeks bulanan) sebesar +0.012 (+0.023), mengindikasikan fenomena IOD berada pada fase netral.

Sementara itu Indeks El Niño–Southern Oscillation (ENSO) Dasarian (ENSO bulanan) sebesar +0.57 (-0.01) menunjukkan fenomena ENSO juga berada pada fase netral. Kondisi ENSO Netral diprediksi masuk fase El Nino pada Mei–Juni–Juli 2026.

Khusus Jumat ini, lanjutnya, cuaca pada sejumlah wilayah Kaltim cerah hingga hujan sedang, seperti di Kota Samarinda dan Balikpapan berawan hingga berawan tebal mulai pukul 8–14 WITA, hujan ringan pukul 17.00 hingga malam.

Di Berau dan Bintang, kata dia, cuaca cerah hingga berawan mulai pagi hingga malam, namun di Berau diperkirakan hujan ringan pada Sabtu (02/5) dini hari. Di Kutai Barat dan Kutai Kartanegara diperkirakan berawan tebal pada pagi hingga menjelang sore, namun pada pukul 17.00 WITA terjadi hujan ringan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
Jenazah ABK Arupadhatu 1 Be...
Daerah
Kualitas Udara Pontianak Ca...
Nasional
Perkuat Peran Posyandu untu...

AS Undang Putin Hadiri KTT G20 di Klub Golf Trump

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
AS Undang Putin Hadiri KTT ...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.