Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penembakan di Sekolah Filipina Tewaskan Tiga Remaja

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 02:10 WIB | Oleh:
Penembakan di Sekolah Filipina Tewaskan Tiga Remaja Doc: AFP/NOEL SIANOSA
Ket. OLAH TKP - Sejumlah polisi melakukan olah TKP di pintu masuk Sekolah Menengah Atas Nasional San Jose di Kota Tacloban, Provinsi Leyte, Filipina, setelah terjadi insiden penembakan pada Senin (22/6). Akibat insiden ini dilaporkan tiga remaja tewas dan tujuh lainnya terluka.

TACLOBAN – Polisi Filipina pada Senin (22/6) melaporkan dua siswa telah melepaskan tembakan dalam sebuah sekolah di Filipina tengah yang mengakibatkan tiga remaja tewas serta melukai tujuh lainnya.

“Dua terduga pelaku penembakan yang berusia 15 dan 14 tahun, ditahan setelah menembak secara membabi buta di Sekolah Menengah Atas Nasional San Jose,” kata Letnan Polisi Evalyn Diaz kepada AFP.

Pistol Glock 9mm yang digunakan dalam penembakan itu terdaftar atas nama seorang polisi perempuan di wilayah tersebut, kata juru bicara Kepolisian Nasional Filipina, Allen Rae Co, dalam sebuah konferensi pers seraya menambahkan bahwa polisi perempuan tersebut kini telah ditahan.

Co juga mengungkapkan bahwa senjata lain yang digunakan dalam penembakan tersebut, sebuah pistol kaliber .38, terdaftar atas nama sebuah agen keamanan di Kota Cebu.

Polisi menambahkan bahwa lebih dari 40 selongsong peluru kosong ditemukan di lokasi kejadian.

Hingga berita ini ditulis pada Senin malam, belum ada informasi terbaru mengenai kondisi tujuh siswa yang terluka, yang sedang dirawat di rumah sakit setempat.

Diaz mengatakan bahwa mereka telah mendengar perundungan jadi motif penembakan tersebut, tetapi kedua tersangka masih diinterogasi. "Mereka masih berada di kantor polisi menjalani pemeriksaan di hadapan orang tua mereka karena mereka masih di bawah umur," kata Diaz.

Meskipun penembakan di sekolah jarang terjadi di Filipina, tujuh siswa terluka bulan lalu dalam serangan pisau oleh seorang siswa yang lebih tua di Provinsi Cavite.

Kepemilikan senjata api legal diatur dengan ketat di Filipina, tetapi pasar gelap senjata api yang besar masih tetap ada. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.