Risiko Serangan Jantung Dapat Dicegah dengan Deteksi Dini dan Kendali LDL-C
📅 Senin, 22 Jun 2026, 18:38 WIB | Oleh: Haryo BronoDirektur Siloam Hospitals Surabaya, dr. Maria Magdalena Padmidewi, Sp.PK, mengatakan peningkatan pemahaman pasien menjadi bagian penting dalam mencegah komplikasi diabetes.
“Edukasi diabetes tidak boleh berhenti pada penurunan kadar gula darah saja. Pasien dan keluarga perlu memahami bahwa diabetes dapat secara diam-diam memengaruhi jantung, ginjal, pembuluh darah, dan kualitas hidup secara keseluruhan,” ujarnya.
Sementara itu, Baik In-hyun, Head of Daewoong Pharmaceutical Indonesia Business Division, mengatakan edukasi kesehatan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membantu masyarakat memahami risiko komplikasi diabetes sejak dini.
“Ketika pasien memahami hubungan antara diabetes dan komplikasi yang berkembang secara diam-diam, mereka dapat mengambil langkah pencegahan sebelum terjadi kerusakan organ yang tidak dapat dipulihkan,” kata Baik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Daewoong saat ini juga memperluas pilihan terapi untuk membantu pasien mengelola risiko kardiovaskular dan kadar gula darah. Salah satunya melalui kombinasi ezetimibe dan rosuvastatin untuk pasien yang membutuhkan pengendalian LDL-C berdasarkan evaluasi tenaga kesehatan.
Selain itu, terapi diabetes tipe 2 enavogliflozin 0,3 mg yang dikembangkan Daewoong telah memperoleh persetujuan BPOM RI dan dipersiapkan untuk peluncuran pada semester pertama tahun ini.
Melalui kolaborasi dengan institusi medis, Daewoong mendorong pengelolaan diabetes secara menyeluruh dengan memperhatikan tiga aspek utama, yakni pengendalian gula darah, LDL-C, dan fungsi ginjal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!