Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Situs Bersejarah Pahlawan Nasional Nani Wartabone di Gorontalo Terancam Hilang

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 11:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Situs Bersejarah Pahlawan Nasional Nani Wartabone di Gorontalo Terancam Hilang Doc: ANTARA
Ket. Rumah jawatan bekas Kantor Pos di Kota Gorontalo yang disebut sebagai lokasi pengibaran bendera Merah Putih pertama di Gorontalo oleh Pahlawan Nasional Nani Wartabone, terancam hilang. Pemotretan dilakukan pada Jumat, 19 Juni 2026.

GORONTALO – Pembongkaran rumah jawatan bekas Kantor Pos di Kota Gorontalo yang diyakini memiliki keterkaitan dengan sejarah perjuangan Pahlawan Nasional Nani Wartabone mendapat perhatian dari keluarga, pegiat budaya, dan lembaga pelestarian kebudayaan.

Bangunan tersebut dikenal sebagai salah satu lokasi yang memiliki nilai historis bagi masyarakat Gorontalo. Menurut keluarga Nani Wartabone, tempat itu merupakan lokasi pengibaran Bendera Merah Putih oleh Nani Wartabone untuk pertama kalinya di daerah tersebut.

Perwakilan keluarga Nani Wartabone, Iwan Hulukati, di Gorontalo, Sabtu (20/6), mengatakan pembongkaran bangunan dilakukan setelah pihak pemilik lahan memenangkan gugatan terhadap Pemerintah Kota Gorontalo.

Sebelum pembongkaran berlangsung, keluarga telah mengajukan permohonan penundaan melalui surat yang disampaikan kepada pemerintah daerah, kementerian terkait, dan sejumlah lembaga yang menangani pelestarian budaya.

"Kami sudah menyurat ke wali kota, kementerian, dan pihak terkait agar ditangguhkan dulu dan didiskusikan bersama, tetapi sampai sekarang pembongkaran tetap berjalan," kata Iwan.

Menurut dia, bangunan tersebut merupakan rumah jawatan Kantor Pos yang memiliki nilai sejarah penting bagi Gorontalo. Karena itu, keluarga berharap jejak sejarah yang melekat pada bangunan tersebut tetap dapat dipertahankan.

Iwan menegaskan bahwa keluarga tidak menolak rencana pembangunan hotel di lokasi tersebut. Namun, mereka mengusulkan agar bangunan yang memiliki nilai sejarah itu tetap menjadi bagian dari kawasan yang akan dikembangkan.

"Kami sudah menyampaikan silakan membangun hotel, tetapi situs sejarahnya jangan dibongkar. Bisa dijadikan galeri atau bagian dari kawasan hotel sehingga nilai sejarahnya tetap terjaga," ujarnya.

Keluarga Nani Wartabone saat ini mempertimbangkan langkah lanjutan dengan menyampaikan persoalan tersebut kepada Ombudsman dan kementerian terkait. Sebelumnya, surat keberatan juga telah dikirimkan kepada pemerintah daerah, kepolisian, dan pihak yang menangani pelestarian cagar budaya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelestarian Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Mochammad Andri WP, mengaku menyayangkan terjadinya pembongkaran bangunan yang memiliki keterkaitan dengan sejarah daerah.

Ia mengatakan pihaknya baru mengetahui adanya pembongkaran setelah menerima laporan dari masyarakat dan segera melakukan peninjauan ke lokasi.

Menurut Andri, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pemilik lahan, untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak.

"Kalau bisa ditangguhkan sementara, kami yakin masih ada ruang untuk mencari solusi yang menguntungkan semua pihak tanpa menghilangkan identitas sejarah yang ada," katanya.

Andri menjelaskan bahwa bangunan bersejarah dapat dimiliki oleh pemerintah maupun pihak swasta. Namun, apabila bangunan tersebut telah ditetapkan atau sedang diusulkan sebagai objek cagar budaya, maka aspek perlindungan dan pelestariannya tetap perlu menjadi perhatian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Pemprov DKI Mulai Pembangun...
Luar Negeri
Militer AS "Waspada" Setela...
Ekonomi
FKBI Nilai Transformasi Ene...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
  • Iran Kembali akan Tutup Selat Hormuz sebagai Protes Serangan Israel di Lebanon
    Preview komentar:
    Cara Menghubungi Call Center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara Menghubungi Call Center KrediOne: Hubungi call center ...
Makassar Jadi Tuan Rumah Pertemuan Akademisi Kelautan Dunia

Makassar Jadi Tuan Rumah Pertemuan Akademisi Kelautan Dunia

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.