Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nobar Piala Dunia 2026 di Jabar Kok Baru Dimulai Semifinal? Ini Alasannya!

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nobar Piala Dunia 2026 di Jabar Kok Baru Dimulai Semifinal? Ini Alasannya! Doc: Antara
Ket. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Gedung Pakuan Bandung, Kamis (18/6).

Bandung - Gubernur Jawa Barat mengungkapkan Pemerintah Provinsi Jabar memastikan akan memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026, namun akan dimulai saat turnamen sepak bola akbar tersebut sudah memasuki babak semifinal.

Menurut Dedi, fase grup dinilai belum cukup mendongkrak antusiasme massa secara maksimal, karena menurutnya atmosfer dan animo besar dari masyarakat biasanya baru mulai bergejolak signifikan ketika kompetisi sudah menyisakan tim-tim tangguh di fase gugur akhir.

"Gampanglah yang gitu-gitu mah, kan sudah hal yang biasa dalam setiap tahun, kami juga akan nobar. Mulai semifinal akan ada nobar-nobar," ujar Dedi di Gedung Pakuan, Bandung, Kamis (18/6).

Kebijakan nobar ini, merupakan respons daerah dalam mengimplementasikan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian Nomor 400.2.7/4657/SJ. Surat tersebut mengimbau para kepala daerah untuk menyiapkan ruang publik serta lokasi strategis bagi masyarakat guna menyaksikan Piala Dunia 2026.

Mengenai lokasi spesifik yang akan dijadikan titik kumpul bagi para pencinta bola di Jawa Barat, Dedi menyatakan hal tersebut masih digodok matang oleh internal Pemprov.

Saat disinggung mengenai potensi pemanfaatan Sarana Olahraga (SOR) Arcamanik Bandung, ia menyebut opsi itu masuk dalam radar pembahasan.

Keputusan Pemprov Jabar melewatkan fase grup, diungkapkan Dedi, terkait dengan faktor perbedaan waktu siaran langsung yang jatuh pada dini hari, sehingga ditengarai bakal membuat penyediaan layar lebar di ruang publik menjadi tidak efektif.

"Kalau sekarang bayangin loh, sekarang bikin nobar jam dua malam udah dibikin layar enggak pada datang. Kan warga kita ini pilih nobar yang tim-tim favorit," tutur Dedi.

Meski agenda resmi Pemprov Jabar baru bergulir di babak empat besar, mantan Bupati Purwakarta yang menjagokan Timnas Argentina ini mengaku tidak pernah absen memantau ketat jalannya turnamen secara mandiri.

"Saya setiap malam juga nobar bareng di rumah," ucap Dedi.

Dedi optimistis tim favoritnya yang dimotori Lionel Messi bakal melenggang mulus ke babak selanjutnya hingga semifinal, menyusul hasil impresif di fase grup dan menarik perhatian masyarakat untuk menonton.

"Kalau Argentina main pasti penontonnya banyak. Saya mah Argentina (Lionel Messi) hattrick 3-0, itu Portugal mah 1-1," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kaltim Perkuat Sinergi Menu...

Teknologi Semakin Jadi Andalan Penataan Kota Jakarta

41 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Teknologi Semakin Jadi Anda...
Nasional
Korupsi di Pelayanan Publik...
Ekonomi
OJK dan Pimpinan DPR Bahas ...
Nasional
Proses Pengosongan Kawasan ...
Ekonomi
LPS Jalin Kerjasama Dengan ...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.