Pemerintah Kabupaten Tangerang Minta Pembangunan MRT Cikarang–Balaraja Dipercepat
📅 Kamis, 30 Apr 2026, 09:33 WIB | Oleh: Tim PenulisKABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, meminta agar rancangan pengembangan transportasi publik terintegrasi melalui Mass Rapid Transit (MRT) Cikarang-Balaraja segera terealisasi.
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, di Tangerang, Kamis (30/4), mengatakan bahwa percepatan pembangunan jalur MRT serta proyek transportasi massal koridor timur-barat atau East-West yang menghubungkan Balaraja hingga Cikarang sebagai solusi kemacetan dan peningkatan mobilitas masyarakat dari berbagai daerah yang ada.
"MoU Pemerintah Provinsi Banten dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang sudah dilakukan, Dari MoU itu sekarang masing-masing konsultan sedang mempersiapkan dan merancang pelaksanaan pembangunan," katanya.
Ia mengatakan, untuk progres dari rancangan ini telah memasuki tahap awal melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Menurutnya, skema pembiayaan proyek tersebut nantinya akan melibatkan pemerintah pusat serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia juga menilai keberadaan lahan milik pengembang di sejumlah titik dapat mempermudah proses pengembangan jalur transportasi massal tersebut.
"Pembiayaannya dari pusat dan pihak terkait lainnya. Kebetulan beberapa lahannya juga merupakan milik pengembang, jadi itu memudahkan," tutur dia.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy menambahkan bahwa pengembangan transportasi publik terintegrasi ini masuk dalam mengadvokasi pemerintah pusat agar mempercepat proyek jalur East-West Balaraja-Cikarang yang dinilai akan sangat membantu mobilitas masyarakat di kawasan aglomerasi Jabodetabek.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau memang masih dilakukan bertahap, paling tidak jalur dari Balaraja sampai Semanan bisa menjadi prioritas pertama," katanya.
Pemkab Tangerang juga mengusulkan pengembangan jalur MRT baru yang terhubung langsung dengan wilayah-wilayah pusat pertumbuhan di Kabupaten Tangerang.
Jalur tersebut, kata dia, direncanakan tersambung dari Lebak Bulus menuju BSD, kemudian berlanjut ke Lippo Karawaci hingga Citra Raya.
Menurut Erwin, usulan itu diharapkan dapat menjadi solusi terhadap persoalan kemacetan yang saat ini masih didominasi penggunaan kendaraan pribadi.
"Kalau ada angkutan publik seperti BRT ataupun MRT, mobilitas masyarakat bisa berjalan lebih cepat," ujarnya.
Meski demikian, Erwin mengakui hingga kini pemerintah daerah belum melakukan kajian teknis secara detail terkait titik stasiun maupun trase jalur MRT yang diusulkan. Namun, Pemkab Tangerang kini masih fokus mengadvokasi pemerintah pusat agar proyek tersebut masuk dalam prioritas pembangunan nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!