Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gejala Neurologis Kronis Jangan Diabaikan, Bisa Jadi Tanda Tumor Otak

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 19:17 WIB | Oleh:
Gejala Neurologis Kronis Jangan Diabaikan, Bisa Jadi Tanda Tumor Otak Doc: Koran Jakarta - Haryo Brono
Ket. Dokter spesialis bedah saraf, dr. Moch. Evodia Slamet R., Sp.BS, dalam media gathering bertajuk “Tumor Otak Dapat Ditangani dengan Optimal Jika Dideteksi Sejak Dini” di Jakarta pada hari Kamis (18/6).

JAKARTA – Tumor otak masih menjadi salah satu penyakit yang kerap menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Namun, kemajuan teknologi medis dan penanganan yang tepat membuat banyak kasus tumor otak dapat ditangani secara optimal, terutama jika terdeteksi sejak dini.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Media Gathering bertajuk “Tumor Otak Dapat Ditangani dengan Optimal Jika Dideteksi Sejak Dini” yang diselenggarakan RS Premier Bintaro di Puja Bumi Kenduri The Trunojoyo, Jakarta pada hari Kamis (18/6).

Dalam acara tersebut, RS Premier Bintaro menghadirkan dokter spesialis bedah saraf, dr. Moch. Evodia Slamet R., Sp.BS, yang memberikan edukasi mengenai jenis-jenis tumor otak, gejala yang perlu diwaspadai, hingga berbagai pilihan terapi yang tersedia saat ini.

Menurut dr. Evodia, tumor otak terbagi menjadi dua kelompok utama, yakni tumor primer yang berasal dari jaringan otak atau selaput otak, serta tumor sekunder atau metastasis yang merupakan penyebaran kanker dari organ lain seperti payudara, paru-paru, maupun tiroid.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan data internasional, sekitar 72 persen tumor otak primer bersifat jinak, sedangkan 28 persen lainnya tergolong ganas. Karena itu, anggapan bahwa seluruh tumor otak selalu bersifat kanker tidak sepenuhnya benar.

“Sebagian besar tumor otak primer sebenarnya bersifat jinak. Namun, baik jinak maupun ganas tetap dapat berbahaya karena berada dalam rongga kepala yang terbatas sehingga dapat menekan jaringan otak dan mengganggu fungsi-fungsi vital,” ujarnya.

Gejala tumor otak sendiri dapat muncul dalam berbagai bentuk dan sering kali berkembang secara perlahan. Beberapa tanda yang perlu mendapat perhatian antara lain nyeri kepala kronis yang semakin memberat dan disertai gangguan penglihatan, kejang pertama kali pada usia dewasa, gangguan keseimbangan dan koordinasi tubuh, kelemahan pada tangan atau kaki, penurunan pendengaran, perubahan kepribadian, hingga muntah menyemprot yang disertai penurunan kesadaran.

Pada kondisi tertentu, tumor otak bahkan dapat berkembang menjadi situasi kegawatdaruratan medis. Misalnya ketika terjadi hidrosefalus atau penumpukan cairan di otak, maupun perdarahan pada tumor yang dapat mengakibatkan kerusakan otak permanen hingga kematian apabila tidak segera ditangani.

Untuk memastikan diagnosis, pemeriksaan pencitraan seperti CT Scan dan MRI dengan kontras sering kali diperlukan. Pemeriksaan tanpa kontras, menurut dr. Evodia, belum tentu mampu memberikan gambaran tumor secara optimal sehingga dapat memengaruhi akurasi diagnosis.

Dalam penanganannya, RS Premier Bintaro menyediakan layanan komprehensif yang melibatkan berbagai disiplin ilmu kedokteran. Pilihan terapi yang tersedia meliputi pengobatan medikamentosa untuk mengurangi gejala dan pembengkakan otak, operasi bedah saraf secara terbuka, mikroskopik maupun endoskopik, radioterapi termasuk Gamma Knife Radiosurgery, hingga kemoterapi untuk kasus-kasus tertentu seperti glioblastoma.

Salah satu teknologi yang kini menjadi pilihan pada sejumlah kasus adalah Gamma Knife Radiosurgery, yakni prosedur tanpa sayatan yang menggunakan radiasi terfokus untuk mengendalikan pertumbuhan tumor, terutama pada tumor berukuran kecil. Metode ini hanya memerlukan satu kali tindakan dan tidak menimbulkan luka operasi.

Melalui kegiatan ini, RS Premier Bintaro mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala neurologis yang berlangsung kronis dan semakin memburuk. Pemeriksaan sejak dini dinilai dapat meningkatkan peluang keberhasilan terapi sekaligus mencegah komplikasi yang lebih berat.

Rumah sakit tersebut juga berharap edukasi yang diberikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengenali gejala tumor otak, melakukan pemeriksaan sedini mungkin, serta memahami bahwa perkembangan teknologi medis saat ini telah menghadirkan berbagai pilihan terapi yang efektif dan aman bagi pasien.

RS Premier Bintaro sendiri merupakan rumah sakit swasta yang beroperasi di Tangerang Selatan sejak 1998. Dengan dukungan tenaga medis berpengalaman dan teknologi kesehatan modern, rumah sakit ini menyediakan layanan kesehatan terpadu melalui berbagai pusat layanan unggulan, di antaranya Orthopedic Center, Spine Center, Heart Centre, Vascular Center, Stroke Center, serta Skin & Laser Clinic.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Veda Ega Belum Aman di Moto...
Event Jakarta Akhir Pekan 20-21 Juni: Serbu Jakarta Fair 2026 hingga Konser Musik Ancol

Event Jakarta Akhir Pekan 20-21 Juni: Serbu Jakarta Fair 2026 hingga Konser Musik Ancol

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.