Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub Papua Barat: Karnaval Budaya Pesparawi Nasional 2026 di Manokwari Cerminkan Keberagaman Indonesia.

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 20:51 WIB | Oleh:
Wagub Papua Barat: Karnaval Budaya Pesparawi Nasional 2026 di Manokwari Cerminkan Keberagaman Indonesia. Doc: Antara Foto
Ket. Karnaval budaya dalam rangka Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 yang diselenggarakan di Manokwari, Papua Barat, Jumat (19/6).

Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani mengatakan pelaksanaan karnaval budaya dalam rangka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari menjadi cerminan keberagaman budaya, suku, dan tradisi bangsa Indonesia.

Karnaval tidak hanya menjadi agenda pendukung untuk memeriahkan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV pada 18-28 Juni 2026, tetapi juga sebagai ruang ekspresi memperlihatkan kekayaan kearifan lokal dari masing-masing provinsi.

“Peserta karnaval berasal dari 38 provinsi di Indonesia yang mengikuti Pesparawi Nasional, termasuk paguyuban suku-suku asli dan suku Nusantara yang tinggal di Manokwari,” kata Lakotani di Manokwari, Jumat.

Melalui pawai tersebut, kata dia, pemerintah daerah tidak hanya berupaya menggaungkan semangat Pesparawi Nasional, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pelestarian warisan budaya, pakaian adat, musik tradisional dan tarian daerah.

Kehadiran kontingen dari 37 provinsi yang menampilkan busana adat, kesenian, dan tradisi daerah masing-masing menunjukkan bahwa keberagaman merupakan kekuatan dalam menciptakan harmonisasi sekaligus mempererat rasa persaudaraan.

“Karnaval budaya Pesparawi Nasional ini bentuk nyata Manokwari dan Papua Barat adalah daerah yang ramah, nyaman, penuh keberagaman, serta religius,” ujar Lakotani.

Dalam kesempatan itu, Lakotani mengajak seluruh masyarakat Manokwari yang menjadi representasi dari Papua Barat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing demi kelancaran pelaksanaan Pesparawi Nasional.

Pemerintah pusat telah memberikan kepercayaan kepada Manokwari menjadi tuan rumah pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, sehingga seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga citra positif daerah.

“Supaya tamu-tamu yang datang ke Manokwari merasa nyaman, dan nanti pulang ke daerah masing-masing dengan senyuman,” ucap Lakotani.

Pesparawi Nasional XIV mengusung tema "Pesparawi Nasional Ramah Lingkungan" sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat persatuan dan harmoni kebangsaan.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan membuka Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di RTP Borarsi Manokwari pada 20 Juni 2026, dan setelah itu melanjutkan kunjungan ke sentra pengembangan kakao di Kabupaten Manokwari Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Kebakaran di Kebayoran Lama, 150 Jiwa Terdampak

33 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.