Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Berkolaborasi Dorong Kreator Ubah Ide Menjadi Peluang Ekonomi

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 20:15 WIB | Oleh:
Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Berkolaborasi Dorong Kreator Ubah Ide Menjadi Peluang Ekonomi Doc: Koran Jakarta - Haryo Brono
Ket. Peluncuran kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Indosat Ooredoo Hutchison, dan Adobe di Jakarta pada hari Senin (15/6). Kerja sama ini dijalin untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).

JAKARTA — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Indosat Ooredoo Hutchison, dan Adobe menjalin kolaborasi untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI). Kerja sama ini ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya generasi muda dan kreator, mengubah kreativitas menjadi peluang ekonomi yang nyata.

Kolaborasi tersebut diluncurkan di Jakarta, Senin (15/6), sebagai respons terhadap perkembangan transformasi digital di Indonesia yang dinilai telah membuka akses teknologi lebih luas, namun masih memerlukan upaya untuk mengubah keterampilan digital menjadi karya dan peluang usaha yang berkelanjutan.

Data Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 menunjukkan semakin banyak masyarakat yang terhubung dengan teknologi dan memiliki keterampilan digital. Meski demikian, potensi pemanfaatan keterampilan tersebut untuk menciptakan nilai ekonomi dinilai masih dapat terus ditingkatkan.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan ekonomi kreatif Indonesia bertumpu pada kekayaan intelektual yang lahir dari budaya dan kreativitas masyarakat. Menurutnya, teknologi AI perlu dimanfaatkan untuk memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya.

"Kemitraan ini menjadi contoh bagaimana pemerintah dan industri dapat berkolaborasi untuk membekali generasi muda dengan kepercayaan diri dan tanggung jawab agar mampu bersaing secara global," ujarnya.

Kolaborasi ini menggabungkan jangkauan program pemberdayaan generasi muda milik Indosat, teknologi kreatif dan kurikulum berbasis AI dari Adobe, serta dukungan Kemenekraf dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menilai Indonesia memiliki potensi besar di bidang kreativitas. Namun, banyak anak muda masih membutuhkan akses terhadap perangkat, keterampilan, dan peluang yang tepat untuk mengembangkan ide mereka.

Melalui kerja sama ini, Indosat akan menyediakan akses premium Adobe Express secara gratis selama enam bulan bagi seluruh pelanggannya. Selain itu, pelanggan juga akan memperoleh akses ke materi pembelajaran Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

Adobe Digital Academy merupakan program pengembangan keterampilan kreatif, pemasaran, dan AI yang dirancang untuk membantu masyarakat meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan industri. Program ini mencakup pembelajaran dasar hingga pengembangan profesional yang lebih mendalam.

Presiden Creativity & Productivity Business Adobe, David Wadhwani, mengatakan Indonesia memiliki komunitas kreatif yang berkembang pesat dan menjadi salah satu fokus Adobe dalam memperluas akses terhadap teknologi kreatif.

Selain menyediakan perangkat dan pelatihan, Adobe juga memilih Indonesia sebagai negara pertama untuk peluncuran program monetisasi kreator Adobe Express. Program tersebut memungkinkan kreator memperoleh penghasilan langsung melalui template yang mereka buat dan dipublikasikan di platform Adobe Express.

Kreator terpilih juga berkesempatan menampilkan karya mereka dalam IDEAFEST, salah satu festival kreatif terbesar di Indonesia. Kesempatan tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan, membuka peluang kolaborasi, dan meningkatkan eksposur karya kepada pelaku industri.

Program monetisasi ini akan diperkuat melalui dukungan ekosistem ekonomi kreatif yang dimiliki Kemenekraf sehingga para peserta dapat menjangkau lebih banyak mitra potensial dan pasar yang lebih luas.

Di sisi lain, Indosat akan mengandalkan platform pemberdayaan generasi muda GENSi (Generasi Terkoneksi) sebagai sarana utama pelaksanaan program. Setelah menjangkau lebih dari 10.000 anak muda melalui berbagai kegiatan literasi digital, GENSi menargetkan dapat menjangkau 15.000 peserta pada tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.