Dari Hobi ke Prestasi, Wakil Indonesia Bersinar di Kompetisi Pump It Up Internasional
📅 Minggu, 14 Jun 2026, 00:06 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA – Hobi bermain gim yang dimulai dari mesin arcade ternyata mampu mengantarkan anak muda Indonesia meraih prestasi di tingkat internasional. Dalam ajang Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026 yang digelar di Korea Selatan, wakil Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Juara 1 kategori Speed Female dan Juara 2 kategori Speed Male.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa permainan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana pengembangan bakat dan prestasi ketika didukung oleh ekosistem yang tepat.
Prestasi para atlet Indonesia dirayakan dalam konferensi pers yang digelar Timezone Indonesia bersama komunitas Pump It Up Indonesia, PIUVORIA, pada 10 Juni 2026. Acara tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menegaskan komitmen Timezone dalam mendukung pengembangan komunitas dan talenta muda melalui berbagai kegiatan positif.
Wakili Indonesia di Panggung Internasional
Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026 merupakan kompetisi hasil kolaborasi antara TEEG dan Andamiro yang mempertemukan pemain terbaik dari enam negara, yakni Indonesia, Australia, Selandia Baru, Singapura, Filipina, dan Vietnam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perjalanan menuju kompetisi internasional itu diawali dengan serangkaian babak kualifikasi online dan offline di masing-masing negara peserta. Di Indonesia, babak final nasional diselenggarakan di Main Atrium Emporium Pluit Mall dan diikuti 242 peserta. Jumlah tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara dengan partisipasi terbanyak dalam turnamen tahun ini.
Indonesia juga menjadi satu-satunya negara yang mengirimkan perwakilan pada kategori Freestyle untuk tampil di panggung utama PlayX4 di KINTEX, Korea Selatan.
Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi, terpilih tiga wakil terbaik Indonesia, yakni Chresko Willie pada kategori Speed Male, Rizki Arifa pada kategori Speed Female, serta Muhammad Arwan untuk kategori Freestyle.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di hadapan para pemain terbaik Asia Pasifik, Rizki Arifa berhasil meraih gelar juara pada kategori Speed Female, sementara Chresko Willie menempati posisi runner-up pada kategori Speed Male. Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari komunitas Pump It Up dan para peserta dari berbagai negara.
CEO TEEG Indonesia, Naveen H, mengatakan keberhasilan para wakil Indonesia menunjukkan pentingnya kolaborasi antara komunitas, industri hiburan keluarga, dan individu yang memiliki dedikasi tinggi.
“Keberhasilan Indonesia di Pump It Up Dominion: Asia Pacific Tournament 2026 membuktikan bahwa ekosistem yang sehat antara komunitas, industri hiburan keluarga, dan individu yang berdedikasi mampu melahirkan prestasi berkelas dunia. Di Timezone, kami percaya bahwa ruang bermain juga dapat menjadi ruang tumbuh untuk mengembangkan potensi diri,” ujarnya melalui siaran pers pada hari Sabtu (13/6).
Perjalanan Panjang dari Hobi Menjadi Prestasi
Di balik pencapaian tersebut terdapat perjalanan panjang yang dimulai dari kecintaan terhadap musik, ritme, dan tantangan.
Chresko Willie mulai mengenal Pump It Up saat berusia enam tahun di Timezone Supermal Karawaci. Sementara Rizki Arifa mulai menekuni permainan tersebut pada usia 17 tahun di Timezone Ambarrukmo Yogyakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!