Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Roger Danuarta dan Cut Meyriska Terseret Kasus Travel Umrah Hanania Group

📅 Sabtu, 13 Jun 2026, 10:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Roger Danuarta dan Cut Meyriska Terseret Kasus Travel Umrah Hanania Group Doc: ANTARA
Ket. Pasangan selebritas Roger Danuarta dan Cut Meyriska saat memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan agen perjalanan (travel) umrah Hanania Group, Jumat (12/6/2026).

JAKARTA - Pasangan selebritas Roger Danuarta dan Cut Meyriska memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan agen perjalanan (travel) umrah Hanania Group.

​Dalam pemeriksaan tersebut, pasangan suami istri ini dicecar sebanyak 30 pertanyaan oleh tim penyidik guna mengklarifikasi hubungan kerja sama mereka dengan agensi travel bermasalah tersebut.

​"Tadi ada 30 pertanyaan dan semuanya berjalan lancar, tidak ada apa-apa. Kita sudah memberitahukan apa yang kita tahu dan menyerahkan semua persiapan (dokumen), seperti surat-surat kontrak," kata Cut Meyriska usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jumat.

​Cut Meyriska menjelaskan bahwa keterikatan mereka dengan pihak travel terjadi pada tahun 2024 untuk satu kali perjalanan umrah bersama keluarga. Ia menegaskan hubungan kerja tersebut murni berbasis kerja sama promosi (barter konten) dan tidak menerima uang saku tambahan.

​"Sistemnya barter foto dan video, pure konten. Tapi kami juga ada yang berbayar karena perginya sekeluarga, seperti untuk anak aku. Tadi sudah ditunjukkan semua bukti transfer kekurangan bayar dan kontraknya ke penyidik," ujarnya.

​Sementara itu, Roger Danuarta mengungkapkan bahwa mereka awalnya tidak mengenal langsung pemilik travel tersebut, melainkan mendapat rekomendasi dari teman sejawat sebelum akhirnya ditawari (di-approach) oleh pihak travel untuk diberangkatkan.

​Roger mengaku terkejut saat mengetahui travel yang pernah mereka gunakan kini tersandung kasus hukum. Padahal, sebelum menerima tawaran, ia telah memastikan bahwa agensi tersebut memiliki rekam jejak yang legal dan terpercaya.

​"Kami sudah cek, travel ini sudah akreditasi B dan mendapatkan rekor MURI. Kami juga tanya jamaah yang berangkat sebelumnya, mereka semua senang. Pada akhirnya seperti ini, kami tidak tahu apa-apa. Makanya kami bantu sebisa mungkin memberikan keterangan ke polisi," tutur Roger.

​Pasangan ini pun menyampaikan rasa prihatin dan simpati yang mendalam kepada para jemaah yang menjadi korban gagal berangkat. Mereka berharap proses hukum ini dapat segera memberikan titik terang dan keadilan bagi seluruh korban.

​"Kami memakai kesempatan ini untuk mengucapkan bahwa kami bersimpati sama yang dialami oleh para jemaah. Kasihan sama jemaah yang belum berangkat. Semoga semuanya bisa mendapatkan keadilan dan jalan yang terbaik," kata Roger.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...

Pembalap Asal Sleman Kiandra Ramadhipa Berakhir di Nomor 6

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pembalap Asal Sleman Kiandr...
Luar Negeri
Argentina Ancam Sanksi Proy...

Utusan AS Berunding dengan Zelenskyy

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Utusan AS Berunding dengan ...
Megapolitan
Jadikan Jakarta Simpul Kopi...
Megapolitan
Dinas Kesehatan Tangerang S...
Advertisement
1.558 Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, 170.000 Penumpang Tertahan di Delapan Bandara

1.558 Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, 170.000 Penumpang Tertahan di Delapan Bandara

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.