Tak Main-main, BRI Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Tebus Saham Sendiri
📅 Jumat, 12 Jun 2026, 22:20 WIB | Oleh: Tim PenulisTantangan ini mulai dari ketidakpastian ekonomi dunia, meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah, kenaikan harga minyak dunia, hingga arus keluar modal dari pasar negara berkembang.
Kondisi tersebut turut memberikan tekanan terhadap pasar keuangan, termasuk pasar modal Indonesia.
"Melalui aksi korporasi ini, BRI telah mempertimbangkan dengan cermat kondisi likuiditas dan posisi keuangan saat ini, sehingga pelaksanaan buyback fluktuatif tidak akan memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun operasional perusahaan," kata dia.
Per 31 Maret 2026, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) perseroan berada pada level yang kuat sebesar 22,86 persen, sementara return on equity (ROE) tercatat 18,37 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut perseroan, indikator tersebut mencerminkan kapasitas permodalan yang kuat guna mendukung ekspansi usaha dan mitigasi risiko pengelolaan bisnis bank.
Di sisi lain, saham hasil buyback fluktuatif nantinya akan dialihkan melalui program kepemilikan saham pekerja dan/atau direksi dan dewan komisaris yang dapat dilakukan pengalihan setelah mendapatkan persetujuan RUPS.
Sebagai bagian dari Danantara, Dhanny menegaskan bahwa BRI akan terus berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Di sisi lain, implementasi kebijakan ini tetap mengacu pada regulasi yang berlaku dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG)," tutup Dhanny.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!