Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diam-Diam Masuk? Danantara Sudah Pegang Saham GoTo

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 18:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diam-Diam Masuk? Danantara Sudah Pegang Saham GoTo Doc: Antara.
Ket. Wisma Danantara Indonesia.

JAKARTA – Investasi di GoTo mencerminkan dinamika khas perusahaan teknologi di fase transisi dari ekspansi agresif menuju profitabilitas.

Setelah periode bakar uang untuk akuisisi pengguna dan memperluas ekosistem, fokus kini bergeser ke efisiensi operasional, monetisasi layanan, serta peningkatan margin.

Hal ini membuat sentimen investor lebih sensitif terhadap indikator seperti EBITDA, arus kas, dan keberlanjutan unit bisnis inti dibanding sekadar pertumbuhan pengguna.

Secara analitis, daya tarik investasi GoTo bertumpu pada kekuatan ekosistem terintegrasi—ride-hailing, e-commerce, dan layanan keuangan digital—yang berpotensi menciptakan cross-selling dan meningkatkan nilai seumur hidup pelanggan (lifetime value).

Namun, tantangan tetap besar, mulai dari persaingan ketat, tekanan regulasi, hingga kebutuhan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan profitabilitas.

Dengan demikian, prospek investasi di GoTo sangat bergantung pada konsistensi eksekusi strategi efisiensi dan kemampuan mengonversi skala bisnis menjadi keuntungan yang berkelanjutan.

CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa pihaknya telah masuk sebagai investor di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dan akan meningkatkan kepemilikan saham secara bertahap.

“Kita sudah masuk, terus akan kita tingkatkan secara bertahap,” kata Rosan saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/5).

Ia menyampaikan hal tersebut saat menjawab pertanyaan mengenai kabar masuknya Danantara ke perusahaan teknologi tersebut.

Namun, Rosan belum merinci besaran porsi kepemilikan saham Danantara di GoTo saat ini.

Ia juga belum mengungkapkan target porsi investasi maupun skema investasi yang digunakan oleh Danantara.

Sebelumnya, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut pemerintah melalui Danantara telah membeli sebagian saham perusahaan aplikator ojek daring.

Dasco mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah membenahi ekosistem industri transportasi berbasis aplikasi termasuk menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator.

Ia menyebut, potongan yang sebelumnya berada pada kisaran 10 hingga 20 persen akan ditekan menjadi delapan persen melalui kebijakan pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.