Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

JAM Coin Resmi Diluncurkan, Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 19:53 WIB | Oleh:
JAM Coin Resmi Diluncurkan, Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil Doc: istimewa
Ket. Penggagas sekaligus Komisaris JAM Coin, Johan Aripin Muba (tengah) saat peluncuran JAM Coin di Hotel Aston, Serang-Banten baru-baru ini.

SERANG- Sehari setelah mendapat persetujuan untuk masuk dalam Daftar Aset Keuangan Digital (DAKD) Bursa berdasarkan hasil evaluasi Komite Bursa dan Keputusan Direksi Bursa, JAM Coin resmi diluncurkan kepada publik melalui dalam acara bertajuk Just A Move Begins yang digelar di Hotel Aston Serang, Banten, Rabu (10/6).

Peluncuran itu menjadi langkah awal pengembangan ekosistem aset digital yang mengintegrasikan teknologi blockchain dengan sektor ekonomi riil. JAM Coin diperkenalkan sebagai utility token yang dirancang untuk digunakan dalam berbagai aktivitas ekonomi dan layanan premium di dalam ekosistem JAM.

CEO JAM, Andre Arthur mengatakan, JAM Coin tidak hanya ditujukan sebagai aset digital untuk diperdagangkan, tetapi juga memiliki fungsi nyata sebagai alat transaksi dalam berbagai layanan yang dikembangkan perusahaan.

“Di dalam ekosistem JAM terdapat berbagai fitur dan layanan premium yang menggunakan JAM Coin sebagai alat transaksi. Karena itu, token ini tidak hanya memiliki nilai perdagangan, tetapi juga utilitas yang dapat dirasakan langsung oleh penggunanya,” kata Andre kepada wartawan usai peluncuran.

Menurut Andre, pengembangan JAM Coin didukung oleh integrasi berbagai unit usaha yang menjadi fondasi ekosistem sehingga diharapkan mampu menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Dukungan terhadap pengembangan JAM Coin juga datang dari pelaku industri aset digital nasional. Salah satunya Mobee Exchange yang menjadi mitra perdagangan aset digital dalam proyek tersebut.

Head of Business Development Mobee Exchange, Hery Hermawan menilai, pertumbuhan jumlah investor aset digital di Indonesia menjadi peluang besar bagi hadirnya utility token yang memiliki kegunaan langsung dalam aktivitas ekonomi.

“Jumlah investor kripto di Indonesia saat ini diperkirakan mencapai sekitar 21 juta orang. Angka tersebut bahkan telah melampaui jumlah investor pasar saham. Ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap aset digital yang memiliki manfaat nyata dalam sebuah ekosistem,” kata Hery.

Ia menambahkan, generasi investor saat ini tidak hanya melihat aset digital sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai bagian dari sistem transaksi yang memberikan nilai tambah dalam kehidupan sehari-hari.

Dukungan serupa disampaikan Vice President GudangKripto, Alexander Pattiasina. Menurut dia, JAM Coin memiliki keunggulan karena dibangun di atas model bisnis yang jelas serta didukung ekosistem usaha yang menjadi fondasi pengembangannya.

“Investor tentu melihat potensi keuntungan, tetapi yang tidak kalah penting adalah adanya fundamental yang kuat dan arah pengembangan yang terukur. JAM Coin dibangun di atas fondasi bisnis yang nyata sehingga memiliki prospek yang dapat dipahami oleh masyarakat maupun investor,” kata Alexander.

Selain mengembangkan teknologi digital, JAM Coin juga menargetkan kontribusi pada sektor ekonomi produktif melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis koperasi.

Penguatan Ekonomi Desa

Penggagas sekaligus Komisaris JAM Coin, Johan Aripin Muba menambahkan, pihaknya tengah membangun jaringan koperasi melalui program JAM Center Indonesia yang diharapkan menjadi penghubung antara teknologi digital dan penguatan ekonomi desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PTPN I Perkuat Rantai Pasok Kopi Global

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
PTPN I Perkuat Rantai Pasok...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.