Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi Pertahanan Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Nasional

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 09:59 WIB | Oleh:

Selain itu, Budhi melihat peluang besar bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor produk pertahanan ke kawasan Asia Tenggara, Afrika, Timur Tengah, dan Pasifik.

Produk seperti pesawat angkut, kapal patroli, kapal perang, radar, munisi, kendaraan tempur, hingga sistem drone dinilai memiliki daya saing yang cukup kuat untuk memasuki pasar global.

"Ekspor pertahanan tidak hanya meningkatkan devisa negara, tetapi juga memperkuat hubungan diplomatik dan pengaruh strategis Indonesia di dunia internasional," katanya.

Menuju Defence Economy 5.0

Sebagai langkah ke depan, Budhi menawarkan konsep Defence Economy 5.0, yaitu integrasi antara sektor pertahanan, industri, teknologi digital, kecerdasan buatan, ekonomi hijau, dan pembangunan nasional.

Dalam konsep tersebut, pertahanan tidak lagi berdiri sendiri sebagai sektor keamanan, melainkan menjadi salah satu motor transformasi ekonomi Indonesia.

Menurutnya, terdapat lima sasaran utama yang harus dicapai, yaitu membangun kekuatan militer yang kredibel, memperkuat industri pertahanan nasional, mempercepat penguasaan teknologi strategis, meningkatkan ekspor pertahanan, serta menciptakan efek pengganda ekonomi bagi sektor-sektor lainnya.

"Keberhasilan pembangunan pertahanan tidak boleh hanya diukur dari jumlah kapal perang, pesawat tempur, atau rudal yang dimiliki. Kekuatan pertahanan yang sesungguhnya adalah kemampuan mengubah investasi pertahanan menjadi kekuatan ekonomi, teknologi, dan industri yang berkelanjutan," tegasnya.

Budhi menambahkan, dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, sektor pertahanan harus diposisikan sebagai investasi strategis yang mampu menghasilkan tiga manfaat sekaligus, yakni dividen keamanan (security dividend), dividen ekonomi (economic dividend), dan dividen teknologi (technology dividend).

"Jika dijalankan secara konsisten, sektor pertahanan tidak hanya menjadi penjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan nasional, penggerak industrialisasi, dan fondasi kemandirian Indonesia pada abad ke-21," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

18 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Olahraga
Chelsea Umumkan Transfer Ge...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

38 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

39 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...
Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.