Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi Pertahanan Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Nasional

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 09:59 WIB | Oleh:

Hal serupa juga terjadi di Turki yang dalam dua dekade terakhir sukses mengembangkan industri pertahanan berbasis riset dan inovasi.

"Ekspor drone, kendaraan tempur, kapal perang, dan sistem elektronika pertahanan telah menciptakan lapangan kerja, meningkatkan devisa negara, sekaligus memperkuat posisi diplomasi Turki di dunia internasional," jelasnya.

Menurut Budhi, pengalaman kedua negara tersebut membuktikan bahwa pembangunan kekuatan militer dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi apabila diintegrasikan dengan strategi industrialisasi nasional.

Bangun Basis Industri Pertahanan Nasional

Budhi menilai Indonesia sesungguhnya telah memiliki fondasi yang cukup kuat melalui keberadaan berbagai industri strategis nasional yang memproduksi pesawat terbang, kapal perang, kendaraan tempur, radar, hingga munisi.

Tantangan ke depan, kata dia, adalah membangun ekosistem ekonomi pertahanan yang menghubungkan industri, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dunia usaha, dan pengguna akhir dalam satu rantai nilai yang terintegrasi.

Konsep tersebut dikenal sebagai Defence Industrial Base atau basis industri pertahanan.

"Dengan basis industri pertahanan yang kuat, setiap proyek pertahanan akan menciptakan permintaan bagi industri pendukung, mendorong inovasi teknologi, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, dan menghasilkan efek pengganda bagi perekonomian nasional," ujarnya.

Dorong Inovasi dan Ekspor

Budhi juga menekankan pentingnya pemanfaatan sektor pertahanan sebagai pendorong lahirnya inovasi teknologi.

Ia mengingatkan bahwa berbagai teknologi yang kini digunakan masyarakat sipil, seperti internet, GPS, satelit, mesin jet, material komposit, hingga kecerdasan buatan, lahir dari kebutuhan sektor pertahanan.

Fenomena tersebut dikenal sebagai technology spillover effect, yakni penyebaran manfaat teknologi dari sektor militer ke sektor sipil.

Karena itu, investasi pertahanan Indonesia harus diarahkan agar menghasilkan inovasi yang juga dapat dimanfaatkan pada sektor kesehatan, energi, transportasi, pendidikan, pertanian, dan ekonomi digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.