Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Karawang Usul Regulasi Daerah tentang Larangan LGBT

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 16:28 WIB | Oleh:
DPRD Karawang Usul Regulasi Daerah tentang Larangan LGBT Doc: ANTARA/Ali Khumaini
Ket. Salah seorang pengunjuk rasa di Karawang menunjukkan pesan penolakan LGBT dan menutup tempat hiburan malam yang melanggar ketentuan.

KARAWANG -- DPRD Kabupaten Karawang, Jawa Barat usul pembuatan regulasi berupa peraturan bupati atau peraturan daerah terkait dengan larangan perbuatan menyimpang seperti Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). 

Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin, di Karawang, Rabu mengatakan, langkah tercepat yang akan ditempuh terkait beredarnya rekaman video pesta gay di sebuah tempat hiburan malam di Karawang ialah mendorong penerbitan peraturan bupati sambil menyiapkan rancangan peraturan daerah terkait larangan LGBT.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Komisi IV DPRD Karawang untuk membahas kemungkinan pembentukan Perda (Peraturan Daerah) tentang Larangan LGBT di Karawang," katanya.

Ia berharap semangat legislatif atas dorongan berbagai kelompok masyarakat untuk menyelamatkan generasi muda melalui regulasi larangan LGBT bisa sama dengan semangat eksekutif.

"Insya Allah pak bupati juga sama (menginginkan adanya regulasi larangan LGBT). Sebelum perda jadi, Insya Allah pak bupati akan segera mengeluarkan Perbup (peraturan bupati) tentang larangan LGBT," katanya.

Menurut dia, pihaknya telah berkomunikasi secara internal dengan pimpinan dan anggota komisi terkait penyusunan Raperda Larangan LGBT. 

Namun diakui proses pembentukan peraturan daerah membutuhkan tahapan yang lebih panjang, karena harus melalui penyusunan naskah akademik dan mekanisme legislasi daerah.

"Kalau perda tentu berproses. Ada pembentukan panitia khusus, tahapan penyusunan naskah akademik dan tahapan lainnya. Tapi yang lebih cepat saat ini adalah Peraturan Bupati," katanya.

Ditanya mengenai sanksi penutupan permanen tempat hiburan malam yang melanggar atau tidak memenuhi izin, Endang Sodikin menyampaikan hal tersebut sudah diatur dalam ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. 

“Kami akan mendorong kajian terhadap seluruh tempat hiburan malam yang belum komplit perizinannya. Kalau belum lengkap izinnya, ya harus ditindak sesuai ketentuan," katanya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.