Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Membuka Ruang Kolaborasi untuk Mensukseskan Sekolah Gratis

📅 Rabu, 10 Jun 2026, 23:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membuka Ruang Kolaborasi untuk Mensukseskan Sekolah Gratis Doc: Antara
Ket. Gubernur Banten Andra Soni foto bersama Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (10/6/2026).

Serang - Pemerintah Provinsi Banten membuka ruang kolaborasi dan sinergi yang luas bagi seluruh elemen masyarakat guna menyukseskan program sekolah gratis demi mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut.

Gubernur Banten Andra Soni di Serang, Rabu, menegaskan pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri dalam memajukan sektor pendidikan, sehingga kontribusi dari organisasi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat sebagai hal yang diperlukan.

"Saya terbuka untuk seluruh kelompok pelajar, mahasiswa, dan masyarakat yang ingin berdialog, yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah," kata dia setelah menerima kunjungan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) di Gedung Negara Provinsi Banten di Kota Serang, Rabu.

Ia menjelaskan Pemprov Banten saat ini fokus mengoptimalkan pemanfaatan anggaran daerah untuk memotong mata rantai putus sekolah. Komitmen tersebut dibuktikan lewat program sekolah gratis bagi SMA, SMK, dan SKh swasta yang sudah berjalan sejak 2025.

Sebagai langkah keberlanjutan, pada tahun anggaran 2026, Pemprov Banten memperluas jangkauan pembebasan biaya pendidikan tersebut hingga tingkat madrasah aliah (MA) swasta.

"Hal tersebut bertujuan untuk memberikan akses bagi anak-anak kita untuk memperoleh pendidikan. Kami harap program ini mendapatkan dukungan semua pihak dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Provinsi Banten," ujarnya.

Langkah strategis Pemprov Banten ini mendapat dukungan organisasi kepemudaan.

Ketua Umum PB PII Kevin Prayoga menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan tersebut.

Selain mendukung akses pendidikan formal yang dibiayai pemprov, pihak organisasi siap mengambil peran dalam pengembangan kemampuan non-akademik pelajar di Banten, seperti pelatihan kepemimpinan dan public speaking.

"Bagi kami, pendidikan adalah harga mati. Ketika pemerintah memfokuskan pada kualitas pendidikan, saya meyakini pendidikan kita akan melahirkan orang-orang yang hebat dan punya integritas," kata Kevin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

10 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.