Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPR: Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI Berpotensi Dongkrak UMKM dan Perputaran Ekonomi Daerah

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPR: Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI Berpotensi Dongkrak UMKM dan Perputaran Ekonomi Daerah Doc: Antara
Ket. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga (kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Sabtu (7/3).

Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga menilai penyelenggaraan dan penayangan siaran Piala Dunia 2026 di TVRI berpotensi mendorong perputaran ekonomi daerah serta meningkatkan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Lamhot dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (11/6), mengatakan berbagai ajang olahraga internasional selama ini terbukti mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru yang menjangkau hingga tingkat masyarakat.

"Piala Dunia bukan hanya peristiwa olahraga. Di banyak negara, termasuk Indonesia, ajang ini juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi," katanya.

Menurut dia, siaran pertandingan yang dapat diakses secara luas melalui TVRI membuka peluang masyarakat menggelar kegiatan nonton bersama di berbagai daerah. Aktivitas tersebut berpotensi meningkatkan permintaan terhadap produk dan jasa yang disediakan pelaku UMKM.

Lamhot mengatakan sektor kuliner menjadi salah satu yang berpotensi memperoleh manfaat langsung dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama turnamen berlangsung.

"Setiap kegiatan nonton bersama pasti diikuti aktivitas konsumsi. Mulai dari makanan ringan, kopi, minuman, hingga berbagai produk kuliner lokal. Di sinilah UMKM mendapatkan peluang untuk meningkatkan pendapatan mereka," ujarnya.

Selain sektor makanan dan minuman, perputaran ekonomi juga diperkirakan terjadi pada sektor perdagangan ritel. Penjualan atribut sepak bola seperti kaus, syal, bendera, dan berbagai produk bertema sepak bola berpotensi meningkat selama kompetisi berlangsung.

Ia menambahkan pelaku usaha percetakan dan industri kreatif lokal juga berpeluang memperoleh manfaat ekonomi dari meningkatnya permintaan spanduk, baliho, dekorasi acara, kaus komunitas, hingga materi promosi kegiatan nonton bersama.

Menurut Lamhot, sektor jasa turut berpotensi memperoleh dampak positif, antara lain penyedia layar LED, jasa penyewaan proyektor, sistem tata suara, dokumentasi, hingga penyelenggara acara lokal.

Ia mengatakan peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat pada momentum olahraga berskala besar dapat menciptakan efek berganda terhadap berbagai sektor ekonomi.

"Ketika masyarakat berkumpul menyaksikan pertandingan, terjadi peningkatan konsumsi yang berdampak langsung terhadap pelaku usaha kecil dan menengah," katanya.

Lamhot yang juga Ketua Ikatan Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (IKA Untirta) mengatakan momentum Piala Dunia 2026 perlu dimanfaatkan secara optimal mengingat Indonesia memiliki lebih dari 65 juta pelaku UMKM.

Berdasarkan data pemerintah, sektor UMKM berkontribusi sekitar 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dan menyerap lebih dari 97 persen tenaga kerja nasional.

"Karena itu, setiap momentum yang mampu meningkatkan konsumsi masyarakat harus dimanfaatkan untuk memperkuat sektor UMKM. Piala Dunia dapat menjadi salah satu instrumen yang mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah," ujarnya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
PT KAI Telah Angkut 1,09 Ju...
Luar Negeri
Jepang Gandeng Malaysia Per...
Daerah
BPS Bandung Siapkan Ribuan ...
Luar Negeri
Indonesia Serukan AS-Iran R...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sell Indonesia Jadi Trending di Pasar Keuangan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi RI?

Sell Indonesia Jadi Trending di Pasar Keuangan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi RI?

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.