Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tukad Bindu di Bali Menjadi Contoh Nyata Aksi Iklim Komunitas

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tukad Bindu di Bali Menjadi Contoh Nyata Aksi Iklim Komunitas Doc: Antara
Ket. Menteri LH/Kepala BPLH Moh Jumhur Hidayat dalam dialog dengan pahlawan lingkungan dan komunitas peduli sungai dan pengelola sampah di kawasan Tukad Bindu di Denpasar, Bali, Selasa (9/6/2026).

Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Moh Jumhur Hidayat menekankan peran penting aksi iklim berbasis komunitas dan menjadikan Tukad Bindu atau Sungai Bindu di Denpasar, Bali, sebagai contoh nyata yang bisa ditiru di wilayah lain.

Menurut keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Jumhur melakukan dialog dengan komunitas peduli sungai dan pengelola sampah lokal dalam peninjauan ke kawasan Tukad Bindu di Denpasar pada hari ini.

"Aksi nyata seperti yang dilakukan para relawan di Tukad Bindu dalam mengelola sampah dan menjaga sungai merupakan fondasi utama ekonomi sirkular yang sesungguhnya, sekaligus menjadi urat nadi Program Indonesia ASRI," kata Menteri Jumhur.

ASRI adalah kepanjangan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

KLH/BPLH melihat Tukad Bindu bukan hanya sebagai kisah sukses lokal, tetapi juga sebagai model tata kelola lingkungan yang memiliki daya tahan (resilience) dan daya sebar (multiplier effect) yang luar biasa.

Saat ini model pendekatan inovatif Tukad Bindu tengah direplikasi di sedikitnya empat ruas sungai lain di Bali. Hal ini menjadi langkah maju yang masif dalam pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) berbasis kekuatan komunitas.

Dalam kesempatan itu, Jumhur menyatakan kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan pengakuan negara terhadap transformasi luar biasa Tukad Bindu. Sungai yang dulunya kotor, sarang penyakit, dan terbengkalai, kini berhasil disulap oleh masyarakat menjadi kawasan ekowisata mandiri yang produktif dan asri.

Keberhasilan itu menjadi blueprint nyata bagaimana restorasi ekologi yang digerakkan oleh inisiatif warga dapat menghasilkan manfaat ganda, yaitu memulihkan alam sekaligus menggerakkan ekonomi sosial masyarakat.

Dia menyatakan KLH/BPLH akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan guna memastikan inisiatif-inisiatif brilian seperti Tukad Bindu tidak berhenti di Bali, melainkan juga menular ke seluruh penjuru Nusantara.

Selain itu, Menteri Jumhur juga menginginkan ruang dialog terbuka ini menjadi sarana masyarakat untuk memberikan masukan dan mengkritisi kebijakan lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Trump Desak Penggantian Zelenskyy

1 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Trump Desak Penggantian Zel...
Luar Negeri
Pengadilan Bebaskan Para Pe...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.