Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
📅 Senin, 08 Jun 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Pengembangan pasar nontradisional ekspor yang paling mendesak salah satunya Amerika Tengah dan Selatan, Rusia, Tunisia, hingga Kepulauan Pasifik seperti Solomon, Fiji, dan Vanuatu,” ujarnya.
Ia juga menyarankan Indonesia terus meningkatkan kualitas dan diversifikasi produk ekspor nonmigas agar lebih kompetitif di pasar global, termasuk produk modul panel surya dan bahan baku kosmetik.
Senada, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE), Mohammad Faisal, menilai daya saing menjadi faktor utama agar Indonesia mampu mempertahankan dan memperluas pasar ekspor di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.
Menurut Faisal, pengalihan rantai pasok dan pasar ekspor akan semakin dipengaruhi oleh biaya logistik serta berbagai hambatan perdagangan, baik tarif maupun nontarif.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Faktor yang berpengaruh sekali di sini adalah biaya logistik dan bagaimana hambatan perdagangan yang diterapkan oleh pasar-pasar baru, baik hambatan tarif maupun nontarif. Itu yang menentukan,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!