Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bumi Makin Panas, Bangkit! Dorong Gerakan Pulihkan Lingkungan!

📅 Senin, 08 Jun 2026, 09:05 WIB | Oleh: Tim Penulis

Gambaran itu mendominasi pengelolaan sampah yang buruk di Indonesia. Contoh sekitar 8.000 ton sampah Jakarta dibuang ke TPST Bantargebang setiap hari. Akibatnya timbulan sampah mencapai 70-80 juta ton sekarang dan menyimpan malapetaka. Gunung sampahnya longsor membunuh manusia dan gas-gasnya membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia.

TPST Bantargebang dinobatkan menjadi juara kedua di dunia akibat semburan gas metanam (CH4), 6,3 ton/jam. Menurut “Spotlight on the Top 25 Methane Plume in 2025: Landfills”, diliris UCLA School of Law pada 20 April 2026. Bantargebang hanya kalah dari TPA Campo de Mayo di Buenos Aires, Argentina.

Tingkat persistensinya mencapai 100 persen. Emisinya terdeteksi tiap kali satelit melintas. Bahkan pada pertengahan 2025, lonjakan emisi menembus lebih dari 12 ton per jam. Posisi ini menjadikan Bantargebang sebagai lokasi terburuk di Asia, mengalahkan Malaysia, India, hingga Tailand. Sementara itu, Fairatmos mengutip IPCC, metana memiliki potensi pemanasan global (GWP) 27 hingga 29,8 kali lebih kuat dibanding karbon dioksida.

Kejahatan lingkungan pun dilakukan warga. Banyak warga membuang sampah ke sembarang tempat, seperti pekarangan, sawah, bekas galian tanah, pinggir jalan, drainase, daerah aliran sungai (DAS) dan badan sungai. Ujungnya sampah itu bermuara di pesisir dan laut. Yang lebih mengerikan lagi, sejumlah warga menciptakan tempat pembuangan sampah (TPS) liar. Ratusan TPS liar melilit setiap kabupaten/kota di wilayah kota metropolitan dan kota besar?

Hentikan kebijakan yang mengancam lingkungan dan ruang hidup rakyat! Hentikan kehajatan lingkungan sekarang juga! Harapan terbesar penyelamatan lingkungan di Indonesia terlepak di pundak kaum muda. Mereka harus lebih banyak melakukan aksi nyata. Mesti ingat, bumi dan kekayaan alam ini merupakan titipan untuk generasi berikutnya.

Kita semua, mendorong semua pihak, tidak hanya kaum muda melakukan climate action guna mengerem laju perubahan iklim dan pemanasan global. Bangkit, mendorong gerakan masif untuk menghentikan pembalakan hutan, pertambangan berlebihan, kelola sampah open dumping, pembakaran sampah secara terbuka.

Kita mulai tanam pohon sebanyak-banyaknya, pilah dan olah sampah dari sumber, dan tindakan-tindakan menjaga keseimbangan dan kelestarian bumi. Kita mengerem laju bumi makin panas. Tindakan riil sangat mendesak adalah pulihkan lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.