Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

SAR Terapkan Slope Rescue untuk Evakuasi Pendaki Gunung Semeru

📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 15:58 WIB | Oleh:
SAR Terapkan Slope Rescue untuk Evakuasi Pendaki Gunung Semeru Doc: ANTARA/HO-Kantor SAR Surabaya
Ket. Tim SAR gabungan menggotong pendaki bernama Cakra yang sempat terperosok ke jurang di Gunung Semeru, Jumat (5/6).

Malang, Jawa Timur -- Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan menerapkan metode slope rescue untuk melanjutkan proses evakuasi seorang pendaki bernama Cakra yang terperosok ke jurang Gunung Semeru di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit di Malang, Jumat, mengatakan, metode ini digunakan karena korban terperosok ke jurang sedalam kurang lebih 375 meter, yang kondisinya minim pijakan aman bagi petugas.

"Kemiringan medan juga dirasa lebih cocok untuk evakuasi dengan metode slope rescue dan dengan metode ini evakuasi bisa dilakukan secara bertahap," kata Nanang.

Dia menambahkan, evakuasi dengan metode penyelamatan itu dirasa lebih efisien karena mempertimbangkan aspek keselamatan korban maupun tim SAR gabungan yang bertugas dalam misi tersebut.

Secara teknis, metode itu memang kerap digunakan pada proses kegiatan evakuasi di medan miring dan curam, seperti di area gunung.

Ia menjelaskan korban diposisikan dengan keadaan terlentang di atas rolling strercher atau tandu gulung dan diikat menggunakan tali yang dikontrol oleh tim SAR.

Nanang menyampaikan, karena korban diduga mengalami dislokasi pada pergelangan kaki kanan akibat terperosok, petugas terlebih dahulu memberikan pertolongan pertama sebelum melakukan evakuasi.

"Supaya meminimalkan pergerakan dan agar tidak semakin bengkak, kaki survivor memang harus dibidai," ujar Nanang.

Informasi soal kecelakaan pendakian itu muncul pada Senin (1/6) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban berhasil ditemukan pada Selasa (2/6) setelah sebelumnya mengirimkan titik koordinat lokasi keberadaannya kepada keluarga sebelum saluran komunikasi terputus.

Ayah korban bersama beberapa orang warga setempat langsung menuju lokasi sesuai titik koordinat yang dikirimkan oleh korban, setelah terlebih dahulu berkoordinasi dengan Koramil Tirtoyudo dan Koramil Ampelgading.

Meski demikian, proses evakuasi terkendala medan yang memiliki kontur terjal, curam, dan minim akses.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Couch Herdman Ajak Tim Teta...

Bediding Bukan Fenomena Cuaca Ekstrem

1.5 jam yang lalu | Sujar

Daerah
Bediding Bukan Fenomena Cua...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.