Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Investor Ragu, Kredibilitas Kebijakan Dipertaruhkan di Tengah Tekanan Pasar

📅 Jumat, 05 Jun 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sementara itu, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti menilai target investasi 2026 sebesar 2.041 triliun rupiah menuntut kerja lebih keras dari pemerintah, mengingat realisasi investasi pada 2025 mencapai 1.931,2 triliun rupiah. Menurutnya, untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen, Indonesia membutuhkan investasi sekitar 13.000 triliun rupiah dengan ICOR (Incremental Capital Output Ratio) 4.

Esther menekankan bahwa kepastian hukum dan penyederhanaan regulasi menjadi kunci utama menarik investasi. Selain itu, pemerintah perlu mendorong penciptaan nilai tambah melalui hilirisasi, memperkuat digitalisasi, menerapkan mitigasi risiko yang adaptif, serta meningkatkan konektivitas kawasan ekonomi guna menekan biaya logistik.

“Dukungan insentif seperti kemudahan perpajakan, keringanan bea masuk, dan penyediaan lahan bagi investor juga dinilai penting untuk meningkatkan daya tarik investasi dan membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

26 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.