Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada, Defisit Neraca Transaksi Berjalan Q2-2026 Berpotensi Melebar

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Oleh sebab itu, Fakhrul mendorong perbaikan bauran kebijakan makroekonomi. Ia juga mengingatkan bahwa stabilitas rupiah tidak bisa hanya ditopang oleh kebijakan moneter. Perbaikan struktur neraca pembayaran dinilai menjadi prioritas.

“Dalam konteks ini, kurva imbal hasil yang lebih kredibel dan kebijakan fiskal yang selaras akan menjadi sangat penting untuk menjaga kepercayaan investor,” katanya.

Masih Rentan

Guru Besar Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) Aloysius Gunadi Brata menilai menyusutnya surplus neraca perdagangan pada April 2026 menjadi sinyal yang perlu diwaspadai karena menunjukkan masih rentannya struktur ekonomi Indonesia terhadap gejolak harga komoditas dan energi global.

“Selama ini surplus perdagangan Indonesia banyak ditopang oleh faktor eksternal, terutama tingginya harga komoditas. Ketika harga energi naik dan impor migas meningkat, kita bisa melihat betapa tipisnya fondasi surplus tersebut,” kata Aloysius.

Menurut dia, potensi pelebaran defisit transaksi berjalan tidak semata-mata disebabkan oleh kenaikan impor migas, tetapi juga mencerminkan persoalan yang lebih mendasar, yakni belum kuatnya transformasi ekonomi yang mampu menghasilkan nilai tambah tinggi dan mengurangi kebergantungan pada impor energi.

“Ini menunjukkan bahwa perbaikan kinerja eksternal Indonesia belum sepenuhnya berasal dari peningkatan produktivitas atau diversifikasi ekspor. Karena itu, ketika kondisi global berubah, tekanan terhadap neraca perdagangan dan transaksi berjalan kembali muncul,” paparnya.

Pemerintah tambah Aloysius tidak boleh terlalu bergantung pada siklus harga komoditas untuk menjaga kesehatan sektor eksternal. Menurutnya, penguatan industri pengolahan, efisiensi energi, serta pengembangan sumber energi domestik harus menjadi prioritas agar perekonomian tidak terus-menerus rentan terhadap kenaikan harga energi dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Daerah Diminta Siapkan Anggaran untuk Menangani Penyakit TBC

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Daerah Diminta Siapkan Angg...
Luar Negeri
Salah Satu PM yang Pernah A...
Luar Negeri
Putin Kunjungi Kepulauan Ku...

Selesaikan Persoalan LRT City, Danantara Panggil Adhi Karya

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Megapolitan
Selesaikan Persoalan LRT Ci...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka   

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.