Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jambi Gratiskan BPHTB dan Pangkas Izin 1 Jam, Program 3 Juta Rumah Makin Ngebut

📅 Jumat, 24 Apr 2026, 05:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Jambi Gratiskan BPHTB dan Pangkas Izin 1 Jam, Program 3 Juta Rumah Makin Ngebut Doc: Antara
Ket. Wali Kota Jambi Maulana berkomitmen mendukung program nasional 3 juta rumah di Jambi, Kamis (23/4).

Kota Jambi - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi berkomitmen mendukung program nasional tiga juta rumah melalui kebijakan mempermudah perizinan dan menggratiskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Komitmen itu ditegaskan Wali Kota Jambi Maulana usai menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Real Estate Indonesia (REI) Jambi 2026 yang dirangkaikan dengan peresmian Kantor DPD REI Jambi,  Kota Jambi, Kamis (23/4).

Maulana mengatakan pemerintah kota setempat telah menerapkan kebijakan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar nol rupiah untuk kepemilikan rumah pertama bagi masyarakat kurang mampu.

Kebijakan tersebut dihadirkan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memperluas akses kepemilikan hunian layak.

Pihaknya juga mempercepat proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) hanya dalam waktu satu jam.

Langkah itu dinilai menjadi terobosan dalam mempercepat realisasi pembangunan perumahan, sekaligus memberi kemudahan bagi pengembang dalam mendukung penyediaan hunian terjangkau.

Menurut dia, dukungan terhadap program tiga juta rumah juga diperkuat melalui program prioritas “Kota Tangguh”. Di mana berfokus pada penguatan infrastruktur sebagai penopang pembangunan kawasan perumahan yang inklusif, tertata, dan berkelanjutan.

Sinergi dengan REI dinilai penting agar pembangunan perumahan tidak hanya memenuhi kebutuhan hunian, tetapi juga menghadirkan lingkungan sehat, akses air bersih, serta kawasan bebas banjir.

"Kami optimistis peningkatan kebutuhan hunian dapat direspons melalui kebijakan kemudahan perizinan, pembebasan BPHTB, dan penguatan kolaborasi bersama REI untuk mempercepat realisasi program tiga juta rumah," katanya.

Langkah itu upaya mewujudkan hunian layak, terjangkau, serta pembangunan yang merata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Sementara Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menegaskan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha properti menjadi kunci utama dalam mendorong percepatan pembangunan perumahan dan pertumbuhan sektor properti yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.