Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Padang Tegaskan Pentingnya Keseimbangan Lahan Pertanian dan Kebutuhan Investasi

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 05:48 WIB | Oleh:
Pemkot Padang Tegaskan Pentingnya Keseimbangan Lahan Pertanian dan Kebutuhan Investasi Doc: antara foto
Ket. Kondisi lahan pertanian di Kota Padang, Sumbar.

KOTA PADANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menegaskan penting dan perlunya menjaga keseimbangan antara perlindungan lahan pertanian dengan kebutuhan pembangunan maupun investasi daerah.

"Penting adanya keseimbangan perlindungan lahan pertanian dengan kebutuhan pembangunan dan investasi," kata Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di Kota Padang, Selasa (2/6).

Hal tersebut disampaikan Maigus di sela-sela rapat koordinasi percepatan penetapan dan integrasi lahan pertanian pangan berkelanjutan di Auditorium Gubernur Sumbar.

Dalam pertemuan itu, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mendukung kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan. Namun demikian, aspek keseimbangan keduanya juga harus menjadi perhatian bersama.

Berdasarkan data yang dipaparkan, saat ini Kota Padang memiliki lahan baku sawah seluas 4.357,74 Hektare (Ha) dengan target penetapan lahan pertanian pangan berkelanjutan sebesar 3.791,23 Ha, atau sekitar 87 persen hingga 2029. Sementara, saat ini luas lahan yang tersedia baru mencapai 2.123,64 Ha atau sekitar 48 persen sehingga masih terdapat kekurangan lahan seluas 1.667,59 Ha.

Eks anggota DPRD Sumbar itu menjelaskan target 87 persen tersebut juga merupakan target provinsi yang harus dicapai secara bersama-sama oleh seluruh kabupaten dan kota di Ranah Minang. Sebagai ibu kota provinsi, Pemkot Padang juga harus mengakomodasi kebutuhan pembangunan, investasi, pusat pemerintahan hingga pusat pendidikan.

Menurutnya, jika target lahan pertanian pangan berkelanjutan sepenuhnya dibebankan kepada Pemkot Padang, maka hal tersebut akan sulit dicapai. Oleh karena itu, Pemkot Padang mengusulkan agar daerah yang secara zonasi tidak memungkinkan memenuhi target lahan pertanian pangan berkelanjutan, dibantu daerah lain yang memiliki potensi.

"Kami mengusulkan target lahan pertanian pangan berkelanjutan dibantu atau didukung oleh daerah lain yang memiliki potensi lahan lebih luas," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.